Lamongan, IPNU Jatim
Kabar membanggakan datang dari Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA). Dua kadernya, Rekan Nur Syaifullah Yusufal Ichwan (Teknik Industri 2024) dan Rekanita Fahimatus Sania (Akuntansi 2024), berhasil meraih Juara 1 dalam ajang UNUSIDA National Econpreneur Competition (UNEC) 2025.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh BEM Fakultas Ekonomi UNUSIDA dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kampus nasional. Tim Callmeysn dari UNUSIDA sukses mengungguli Tim EliXirelk dari Politeknik Negeri Malang dan Tim S.I.B Consultant dari UNESA.
Lewat karya bertajuk EcoPaska, Rekan Yusuf dan Rekanita Sania menawarkan solusi ramah lingkungan berupa briket hemat energi berbahan dasar limbah ampas kopi. Produk ini ramah lingkungan, ekonomis, dan dapat dikembangkan dalam skala rumah tangga maupun UMKM.
“Tagline kami: EcoPaska – Dari Ampas Tersisa, Jadi Energi Luar Biasa. Kami ingin menjawab dua masalah sekaligus: limbah kopi yang terbuang dan kurangnya bahan bakar alternatif murah,” jelas Rekan Yusuf, Koordinator Departemen Organisasi PKPT IPNU UNUSIDA.
Proyek EcoPaska mengusung pendekatan circular economy, dengan memproduksi briket dari 95% ampas kopi dan 5% perekat alami. Dikemas secara edukatif, briket ini memiliki keunggulan: minim asap, aman digunakan, dan ramah lingkungan.
Menurut Rekanita Sania, distribusi EcoPaska akan dilakukan melalui marketplace digital dan media sosial. Mereka juga merancang kampanye edukasi gaya hidup hijau bersama komunitas dan kafe mitra.
“Kami tak sekadar menjual produk, tapi juga mengedukasi masyarakat tentang daur ulang dan energi terbarukan,” ujar Rekanita Sania, anggota Departemen Media PKPT IPPNU UNUSIDA.
Perjuangan mengikuti kompetisi ini penuh tantangan, mulai dari penyusunan proposal, pembuatan prototipe, hingga presentasi. Namun semangat dan kepercayaan diri membuat keduanya tampil maksimal di hadapan dewan juri.
“Setelah ini, kami akan mengembangkan EcoPaska dengan menambah mesin semi-otomatis, varian produk, serta program reseller mahasiswa dan komunitas lingkungan,” tutup Yusuf.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kader IPNU IPPNU tidak hanya aktif dalam keorganisasian, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Penulis: Maschan Yusuf – PC IPNU Sidoarjo
Editor: Redaksi Jurnalis IPNU Jatim

