Bondowoso, IPNU Jatim
Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, mengajak Majelis Alumni (MA) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) untuk turut ambil bagian dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional Majelis Alumni IPNU di Pendopo Kabupaten Bondowoso, Sabtu–Ahad (2–3/8/2025).
Dalam sambutannya, Zulkifli menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam bidang pendidikan dan ekonomi nasional. Ia menyayangkan bahwa perputaran uang di Indonesia masih didominasi oleh kelompok terbatas.
“Ada ribuan triliun uang di perbankan, tapi 80 persennya hanya berputar di sekitar 50 grup atau segelintir orang. Pendidikan kita pun lebih banyak mencetak pelamar kerja, bukan pencipta lapangan kerja,” ujarnya.
Zulkifli juga mengapresiasi visi Presiden terpilih, Prabowo Subianto, yang dinilainya memahami kondisi riil bangsa dan kebutuhan mendesak untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Ia menyampaikan bahwa program utama pemerintah mendatang akan berfokus pada pemberdayaan desa melalui sektor pertanian, tanpa bergantung pada subsidi APBN.
“Program ketahanan pangan bukan lagi soal bagi-bagi bantuan. Presiden ingin rakyat kita berdaya, kreatif, dan produktif. Kita harus berdiri di kaki sendiri. Di tiap desa akan dibentuk sentra-sentra pertumbuhan ekonomi rakyat,” jelasnya.
Menko Pangan juga menyoroti pentingnya persatuan nasional di tengah dinamika politik dan ketegangan global yang kian meningkat. Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo menginginkan suasana politik yang sejuk dan kolaboratif.
“Presiden selalu menegaskan: sudahi pertengkaran politik. Muhammadiyah, NU, partai-partai, semua punya tujuan sama: membangun bangsa. Kita harus bersatu di tengah tantangan global dari Eropa sampai Timur Tengah yang sedang berperang,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Zulkifli berharap kader-kader IPNU dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa serta pelopor perubahan di bidang pendidikan dan ketahanan pangan.
“Saya senang bisa hadir di sini. Mudah-mudahan kehadiran saya dan diskusi kita hari ini membawa manfaat bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Acara Munas Majelis Alumni IPNU ini dihadiri oleh ratusan alumni dari berbagai daerah, tokoh masyarakat, serta Bupati Bondowoso yang turut memberikan dukungan penuh terhadap program pemberdayaan desa melalui ketahanan pangan.
Pewarta : Maschan Yusuf (PC IPNU Sidoarjo)

