PAC IPNU IPPNU Kalipuro Gelar Lakmud, Cetak Kader Progresif dan Inklusif

Banyuwangi, IPNU Jatim

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kalipuro melaksanakan kegiatan Latihan Kader Muda (Lakmud) pada 3–6 Juli 2025 bertempat di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Kalipuro.

Kegiatan ini mengusung tema “Pelajar Progresif, Kader Inklusif, Ikatan Produktif”, dan diikuti oleh 17 peserta, terdiri dari 10 kader IPNU dan 7 kader IPPNU.

Ketua PAC IPNU Kecamatan Kalipuro, Wahyudi Saputra, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari program kerja organisasi, tetapi juga sebagai ikhtiar untuk menumbuhkan kader-kader potensial di wilayah Kalipuro.

“Dasar dari terlaksananya kegiatan ini selain memang sudah menjadi program kerja, momentum ini juga kami maksudkan untuk menumbuhkan kader-kader yang ada di PAC IPNU IPPNU Kecamatan Kalipuro sendiri,” ungkap Wahyudi.

Ia menambahkan bahwa kegiatan dilaksanakan sesuai prosedur standar pengkaderan IPNU-IPPNU, yakni berlangsung selama tiga hingga empat hari.

Sulaiman dan Ayyunin Terpilih Menjadi Nahkoda PAC IPNU IPPNU Wonomerto 2026-2028

“Harapannya setelah kegiatan ini selesai, akan terbangun kesinambungan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas serta semakin berkembangnya PAC maupun PR IPNU dan IPPNU di Kecamatan Kalipuro. Ini sangat penting untuk estafet kepemimpinan di masa mendatang,” tambahnya.

Dengan suasana pesantren yang kondusif dan bernuansa religius, Lakmud ini menjadi ajang pembentukan karakter dan penguatan wawasan keorganisasian bagi para peserta. Selain materi ke-NU-an dan ke-IPNU-IPPNU-an, peserta juga dibekali dengan manajemen organisasi, kepemimpinan pelajar, serta nilai-nilai kebangsaan.

Melalui Lakmud ini, PAC IPNU IPPNU Kalipuro berharap lahir kader-kader pelajar NU yang tidak hanya militan dalam berorganisasi, tetapi juga memiliki visi inklusif dan semangat produktif dalam menebar kemanfaatan di tengah masyarakat.

Pewarta : Destyan Nico P.

Inspirasi dari Probolinggo: Ahmad Faiz, Aktivis IPNU yang Berangkat Haji di Usia 21 Tahun