Kediri, IPNU Jatim
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Kediri resmi dilantik untuk masa khidmat 2025–2027 di Aula Dinas Pendidikan Kota Kediri, Ahad (2/11/2025). Dengan mengusung tema “Empowering, Initiative, Designing the Future”, pelantikan berlangsung khidmat dan penuh nuansa budaya yang menggambarkan harmoni antara tradisi dan inovasi pelajar NU.
Acara dimulai dengan lantunan sholawat Nabi oleh grup hadrah PAC Mojoroto. Suasana religius berpadu dengan semangat muda ketika Rekanita Adin (IPPNU) dan Rekan Danang (IPNU) membuka sesi soft opening yang menampilkan beragam kreativitas kader dari tiap PAC, mulai dari seni pencak silat, musik akustik, hingga kolaborasi seni Islami.
Menjelang sore, kegiatan dilanjutkan dengan talkshow bertema “Tantangan Pelajar di Era Global” yang diikuti sekitar 200 kader. Hadir sebagai narasumber, Gus Haidar (PP IPNU) mengingatkan pentingnya adaptasi organisasi pelajar menghadapi perubahan zaman. “Anak muda sekarang lebih tertarik pada komunitas karena lebih fleksibel dan menyenangkan. IPNU–IPPNU harus bisa menyesuaikan diri dengan model gerakan yang kreatif tapi tetap berlandaskan nilai-nilai organisasi,” jelasnya.
Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Aufar Zhafiri, S.Ak., menegaskan pentingnya keunikan dan identitas organisasi. “Setiap organisasi harus memiliki ciri khas agar dikenal masyarakat. IPNU–IPPNU juga perlu mengambil peran dalam program pemerintah yang pro rakyat, terutama di bidang pendidikan,” ungkapnya.
H. Syauqul Muhibbin, S.H.I., menutup sesi dengan pesan reflektif. “Saya kurang puas dengan pemuda yang hanya kutu buku. Akan lebih baik jika mereka mau berdiskusi, ngopi, dan mencari solusi bagi masalah bangsa,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Usai shalat Isya’, acara pelantikan digelar dengan konsep megah dan modern. Tayangan videotron animatif menampilkan filosofi logo IPNU–IPPNU masa khidmat 2025–2027, disusul drama simbolik tentang estafet perjuangan kader. Ikrar sumpah pelantikan dipimpin oleh Rekan Muhammad Rafli Rifki Reza dari PW IPNU Jawa Timur dan Rekanita Titis Dwi Wulandari dari PW IPPNU Jawa Timur.
Pelantikan turut disaksikan oleh KH. Abu Bakar (Ketua PCNU Kota Kediri), Ketua PC Muslimat NU, Dewan Alumni IPNU–IPPNU Kota Kediri, serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri. Dalam sambutannya, Rekanita Titis mengingatkan pentingnya sinergi dan komunikasi antar kader. “Banyaknya departemen dan anggota harus dikelola dengan saling menghargai. Perbedaan pemikiran adalah kekayaan, bukan penghalang,” ujarnya.
Ketua PCNU Kota Kediri, KH. Abu Bakar, menegaskan pentingnya komunikasi lintas sektor. “IPNU–IPPNU harus aktif membangun komunikasi dengan berbagai lembaga, terutama di bidang pendidikan. Komunikasi adalah kunci keberhasilan organisasi,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri mengaku bangga dengan konsep acara yang memadukan budaya dan religiusitas. “Saya tidak menyangka pelantikan IPNU–IPPNU bisa seindah ini. Kolaborasi antara gamelan, sholawat, dan teknologi modern adalah bentuk nyata bahwa tradisi bisa menjadi sumber kreativitas,” katanya.
Acara ditutup dengan doa oleh Kepala Kementerian Agama Kota Kediri, H. A. Zamroni, S.Ag., M.Pd., tepat pukul 22.45 WIB. Pelantikan PC IPNU–IPPNU Kota Kediri masa khidmat 2025–2027 menjadi momentum penting lahirnya generasi pelajar NU yang siap berinovasi tanpa meninggalkan akar tradisi, meneguhkan peran pelajar sebagai penerus peradaban yang berakar pada nilai keilmuan, budaya, dan spiritualitas pesantren.
Pewarta : Ramadani Limawan Prayogo & Adelia Sayidina Putri

