Jember, IPNU Jatim
Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menunjukkan komitmen sosialnya melalui program pembinaan anak-anak di sekitar sekretariat organisasi. Kegiatan ini dilaksanakan setiap sore hingga waktu Isya’, sebagai bentuk pengabdian nyata kader kampus kepada masyarakat sekitar.
Program pembinaan ini tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga spiritual dan sosial. Para rekan dan rekanita secara aktif mendampingi anak-anak dalam praktik sholat berjamaah, membiasakan mereka dengan amaliyah Nahdlatul Ulama, serta memberikan pendampingan belajar sesuai tingkat pendidikan mereka. Hal ini menjadi bagian dari upaya membentuk karakter generasi muda sejak dini dengan nilai-nilai keislaman dan keilmuan.
“Ini adalah wujud perjuangan PK IPNU IPPNU kepada masyarakat,” ujar Rekan Ibnu, Ketua PK IPNU UIN KHAS Jember, saat ditemui Tim LPP IPNU Jember, Jumat (11/07/2025).
Menurutnya, kader pelajar NU tidak boleh terkungkung dalam lingkup akademik kampus semata. Kepedulian terhadap lingkungan sosial adalah cerminan dari trilogi IPNU IPPNU: belajar, berjuang, dan bertakwa. Ia menegaskan, seluruh kegiatan ini dilaksanakan secara gratis, murni sebagai amal jariyah sekaligus penerapan langsung nilai-nilai kaderisasi.
“Kami ingin generasi sekitar kami tumbuh dengan bekal keislaman, cinta kepada NU, dan juga terbantu dalam pelajaran sekolah. Ini bukan soal prestise, tapi soal kebermanfaatan,” tambahnya.
Anak-anak yang menjadi sasaran pembinaan berasal dari lingkungan sekitar sekretariat. Mereka mengikuti kegiatan dengan antusias, membentuk hubungan emosional yang kuat dengan para pendamping dari IPNU IPPNU. Para kader pun menyesuaikan metode pengajaran sesuai jenjang usia dan kebutuhan anak-anak, sehingga kegiatan berjalan hangat dan edukatif.
Melalui program ini, PK IPNU IPPNU UIN KHAS Jember berharap dapat menjadi teladan bagi komisariat lainnya dalam mewujudkan gerakan kader yang aktif secara sosial, religius, dan tetap responsif terhadap tantangan zaman.
Penulis: M. Rayhan abror – PC IPNU jember
Editor: Redaksi Jurnalis IPNU Jatim

