Makesta IPNU IPPNU Bantaran 2026, Tanamkan Nilai Aswaja dan Cinta NU pada Generasi Muda

Probolinggo, IPNU Jatim

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Bantaran sukses menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) pada Jumat hingga Sabtu, (29–30/05/2026).

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi PAC IPNU Bantaran, Agus Budi Cahyono sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin menumbuhkan rasa cinta yang mendalam kepada NU sejak dini. Melalui forum ini, para peserta disadarkan bahwa NU bukanlah organisasi yang kecil, melainkan sebuah wadah besar yang memiliki tanggung jawab besar pula terhadap umat dan bangsa,” ujarnya.

Menurutnya Kegiatan yang bertempat di Pondok Pesantren Nahdlatul Muta’alimin, Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo ini menjadi langkah strategis dalam membentengi moral generasi muda di tingkat lokal.

Taklukkan Jalur Ekstrem, PAC IPNU-IPPNU Kuripan Gelar Turba ke PR Resongo

” Tempat ini memiliki nilai historis dan emosional yang sangat kuat bagi dinamika organisasi di Bantaran,” tambahnya.

Makesta sendiri merupakan gerbang awal kaderisasi formal di tubuh IPNU IPPNU yang mempertemukan para pelajar dan santri untuk mulai berproses di organisasi bagian dari Nahdlatul Ulama (NU) ini.

“Ini adalah bagian dari proses kaderisasi IPNU IPPNU,” terangnya.

Rekan Umam mengungkapkan bahwa pesantren tersebut merupakan tempat lahirnya IPNU IPPNU di Kecamatan Bantaran. Di lokasi inilah, KH. Abdul Ghoni Baydhowi pertama kali membawa dan memperjuangkan kibar bendera IPNU IPPNU hingga eksis dan terus bertahan sampai hari ini.

“Kami untuk merangkul mereka, sekaligus membenahi pola pikir (mindset) agar kembali pada khittah mereka sebagai penuntut ilmu,” tegasnya

Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, IPNU-IPPNU Situbondo Dorong Ruang Demokrasi dan Kesadaran Ekologis

Editor : Mokh Faisol