PC IPNU-IPPNU Kraksaan Resmi Dilantik, Siap Wujudkan Era Perubahan dan Penguatan Kaderisasi

Kraksaan, IPNU Jatim

Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) dan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kraksaan resmi dilantik untuk masa khidmat terbaru. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Utama Pondok Pesantren Al-Masduqiyah, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Pelantikan tersebut dihadiri jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan, Pengurus Wilayah (PW) IPNU-IPPNU Jawa Timur, para alumni, serta kader IPNU-IPPNU dari berbagai Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Komisariat se-Cabang Kraksaan.

Prosesi pengambilan sumpah dan janji pengurus dipimpin langsung oleh Ketua PW IPNU Jawa Timur, Rekan M. Rafli Rifki Reza, bersama Ketua PW IPPNU Jawa Timur, Rekanita Apriliya Nur Azizah. Dengan saling berpegangan pada pundak sebagai simbol solidaritas, seluruh pengurus menyatakan kesiapannya mengemban amanah organisasi, menjaga amaliah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta mengawal perjuangan IPNU-IPPNU di kalangan pelajar.

Ketua PC IPNU Kraksaan, Rekan M. Irhamni Maulana, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari babak baru perjuangan organisasi.

Rapat Triwulan II, PAC IPNU-IPPNU Bungah Perkuat Turba dan Tata Kelola Organisasi

“Kami siap menjadikan IPNU dan IPPNU sebagai rumah yang inklusif, kreatif, dan progresif bagi seluruh pelajar. Fokus utama kami ke depan adalah penguatan digitalisasi dakwah serta perluasan pembentukan komisariat di sekolah-sekolah umum,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC IPPNU Kraksaan, Rekanita Wardah Lathifah, mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang diberikan seluruh kader. Menurutnya, kepemimpinan adalah bentuk pengabdian, bukan ruang untuk mencari popularitas.

“Amanah ini bukanlah sebuah panggung untuk merasa lebih tinggi, melainkan sebuah sajadah panjang untuk mengabdi. Suksesnya IPPNU Kraksaan ke depan tidak bergantung pada satu nama, melainkan pada kerja keras, soliditas, dan keikhlasan kita bersama,” tuturnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Masduqiyah, Dr. KH. Mukhlisin Sa’ad, Lc., M.A., dalam tausiyahnya mengingatkan pentingnya kader IPNU-IPPNU menjaga keseimbangan antara prestasi akademik, akhlakul karimah, dan khidmah kepada organisasi.

Ia juga menekankan tiga hal penting yang harus menjadi perhatian kader, yakni menjaga sanad keilmuan sebagai benteng pelajar dari paham radikal, memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan syiar Islam yang ramah dan moderat, serta memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan dan pesantren.

Berjuta Pena Rayakan Harlah Ke-5 Lewat BPLF 2026, Perkuat Semangat Literasi Kader dan Generasi Muda

Apresiasi juga disampaikan perwakilan Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan, Ustadz Muhammad Amin Husaini. Ia menyebut IPNU-IPPNU sebagai laboratorium kader yang akan menentukan masa depan Nahdlatul Ulama.

“Masa depan NU 20 tahun ke depan ditentukan oleh keseriusan rekan dan rekanita yang dilantik hari ini di Pondok Pesantren Al-Masduqiyah. Rawatlah kader-kader di akar rumput dengan penuh kasih sayang dan totalitas,” pesannya.

Rangkaian pelantikan ditutup dengan doa bersama untuk memohon keberkahan kepengurusan baru, dilanjutkan sesi foto bersama dan ramah tamah yang mempererat ukhuwah antarkader. Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, diharapkan PC IPNU-IPPNU Kraksaan mampu menghadirkan berbagai inovasi kaderisasi serta memperkuat peran pelajar NU dalam menjawab tantangan zaman.