PW IPNU Jatim dan XLSMART Sosialisasikan 1.200 Peluang Kerja bagi Kader

Surabaya, IPNU Jatim

Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Timur bersama XLSMART menyosialisasikan peluang kerja bagi kader melalui program rekrutmen tenaga promotor di berbagai daerah di Jawa Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Google Meet, Rabu (7/10/2026), dengan melibatkan para ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU se-Jawa Timur dan Departemen Pengembangan Profesi.

Dalam sosialisasi tersebut, perwakilan XLSMART, Mas Bongki, menyampaikan bahwa perusahaan membutuhkan sekitar 1.200 tenaga promotor untuk ditempatkan di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Peluang ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh kader IPNU untuk memperoleh pengalaman dan mengembangkan kompetensi di dunia kerja profesional.

Ketua PW IPNU Jawa Timur, Muhammad Rafli Rifki Reza, meminta seluruh pimpinan cabang menindaklanjuti peluang tersebut dengan melakukan pemetaan kader yang siap bekerja. Menurutnya, proses rekrutmen perlu mengutamakan kualitas kandidat, bukan sekadar mengejar jumlah pendaftar.

“Kita tidak perlu muluk-muluk. Target kita sedikit saja, cabang mungkin 20 atau mungkin 10 orang, tetapi dengan kualifikasi yang mumpuni,” ujar Rafli.

Ia menegaskan bahwa kader yang memasuki dunia kerja harus memiliki kompetensi dan profesionalitas. Karena itu, pengurus cabang perlu memastikan kandidat yang direkomendasikan mempunyai kesiapan untuk menjalankan tanggung jawab pekerjaan.

Meneladani Perjalanan Dr. Babussalam, M.Pd., dari Kader IPNU hingga Meraih Predikat Wisudawan Terbaik Program Doktor

“Jika sudah berurusan dengan dunia kerja, yang dibahas bukan lagi sekadar loyalitas, tetapi kompetensi dan profesionalitas. Ini minta tolong digarisbawahi,” tegasnya.

Rafli juga berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi organisasi. Selain membuka akses pekerjaan bagi kader, program tersebut diharapkan menjadi peluang untuk mendukung keberlangsungan organisasi melalui skema apresiasi rujukan yang dijelaskan oleh pihak XLSMART.

Sementara itu, Mas Bongki menjelaskan bahwa proses rekrutmen akan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengisian formulir pendaftaran, penyaringan kandidat, wawancara, hingga pemeriksaan akhir dan pemenuhan dokumen administrasi. Kandidat yang dinyatakan lolos akan mendapatkan pembekalan sebelum mulai bekerja sebagai promotor.

Penempatan kerja akan disesuaikan dengan domisili kandidat dan ketersediaan kuota di wilayah yang dipilih. Apabila kuota di lokasi tertentu telah terpenuhi, kandidat dapat diarahkan ke wilayah sekitar yang masih membutuhkan tenaga promotor.

Dalam sosialisasi tersebut, XLSMART turut memaparkan skema referral atau apresiasi rujukan sebesar Rp100.000 bagi setiap kandidat yang direkomendasikan melalui kode rujukan IPNU, dinyatakan lolos seleksi, dan bertahan bekerja selama lebih dari satu bulan. Apresiasi tersebut diberikan kepada PW IPNU Jawa Timur sesuai mekanisme yang dijelaskan dalam sosialisasi.

Masa Depan Pelajar Terancam, PC IPNU Sumenep Minta Keseriusan Pemerintah Atasi Narkoba

Rafli meminta seluruh pimpinan cabang agar serius mengawal pelaksanaan program tersebut. Ia juga mendorong cabang yang belum memiliki Departemen Pengembangan Profesi untuk segera membentuknya agar tindak lanjut kerja sama dapat berjalan lebih terarah.

Melalui kolaborasi ini, PW IPNU Jawa Timur berharap semakin banyak kader memperoleh akses terhadap dunia kerja profesional, mengembangkan kompetensi, serta membangun kemandirian ekonomi. Kerja sama tersebut sekaligus diharapkan menjadi ruang sinergi antara pengembangan kader dan kebutuhan tenaga kerja di Jawa Timur.