Situbondo, IPNU Jatim
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Situbondo sukses menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXIII dan XXII pada Jumat–Ahad (23–25/05/ 2025). Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Harmoni, Membangun Sinergi” ini dipusatkan di Kampus STKIP PGRI Situbondo.
Ketua PW IPNU Jawa Timur, M. Rafli Rifki Reza, dalam sambutannya menegaskan bahwa Konfercab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang strategis untuk menyusun arah baru dan melakukan evaluasi menyeluruh.
“Konferensi ini bukan seremoni, tapi ruang strategi dan evaluasi. Kita titipkan arah baru, termasuk kebangkitan kewirausahaan pelajar,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PC IPNU Situbondo, Ahmad Afini Maulaya, menyampaikan bahwa Konfercab harus menjadi forum strategis untuk pertarungan gagasan, bukan semata ajang pemilihan ketua.
“Konferensi ini bukan sekadar forum pemilihan ketua, tapi medan pertarungan ide dan gagasan untuk dua tahun ke depan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah kader IPNU–IPPNU Situbondo saat ini mencapai hampir 1.000 orang, dengan lebih dari 900 anggota telah disahkan dan 100 kader telah mengikuti jenjang kaderisasi Latihan Kader Muda (Lakmud).
“Ini pencapaian bersama yang menunjukkan bahwa IPNU–IPPNU telah menjadi ruang belajar sekaligus ruang pengabdian yang nyata,” tambahnya.
Ketua PC IPPNU Situbondo, Kanzul Atiyah, turut menyampaikan refleksi atas masa khidmat yang akan segera berakhir. Ia mengungkapkan rasa syukur atas capaian kaderisasi yang masif, meski mengakui masih ada program yang belum terealisasi secara optimal.
“Kami percaya setiap benih perjuangan di masa ini akan tumbuh dan berkembang lebih baik di periode mendatang,” ucapnya.
Konfercab ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kapolres Situbondo, Ketua STKIP PGRI Situbondo, Ketua PW IPNU Jawa Timur, anggota DPRD Situbondo, serta Majelis Alumni IPNU–IPPNU Situbondo. Tak kurang dari 200 peserta hadir mewakili pengurus PAC, PR, dan PK se-Kabupaten Situbondo.
Pewarta : Robet Asrar
Editor : M. Faisol

