Batu, IPNU Jatim
Dewan Kordinasi Wilayah (DKW) Corps Brigade Pembangunan (CBP) Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Kota Batu, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan yang diikuti para Komandan Dewan Koordinasi Cabang (DKC) CBP se-Jawa Timur ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat tata kelola organisasi dan menyatukan visi kader di seluruh daerah.
Komandan Dewan Koordinasi Wilayah (DKW) CBP IPNU Jawa Timur, M. Rifa’i, menegaskan bahwa Rakorwil menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas organisasi agar lebih tertib, profesional, dan berdaya saing.
“Rapimwil ini bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi ikhtiar bersama untuk melakukan peningkatan besar terhadap sistem organisasi,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, terdapat tiga agenda utama yang dibahas, yakni penguatan administrasi, standarisasi pendidikan dan pelatihan (diklat), serta penyelarasan seragam Pakaian Dinas Harian (PDH).
“Kita ingin CBP IPNU Jawa Timur tidak hanya besar secara kuantitas, tetapi juga tertib secara administrasi dan berwibawa dalam penampilan,” terangnya.
Pada bidang administrasi, peserta menekankan pentingnya digitalisasi dan ketertiban pelaporan agar database anggota dan sistem persuratan dari tingkat DKC hingga Dewan Koordinasi Ranting (DKR) dapat terintegrasi dengan baik.
Di bidang pendidikan dan pelatihan, Rakorwil merumuskan penyempurnaan kurikulum Diklatama, Diklatpel, dan Diklatmad. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas kader CBP di seluruh Jawa Timur memiliki kompetensi yang merata serta kedisiplinan yang kuat.
Sebagai garda terdepan dalam mengawal ulama dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), CBP dituntut mampu mencetak kader yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman dan berbagai persoalan sosial.
Sementara itu, penyelarasan seragam PDH menjadi perhatian penting dalam forum tersebut. Kesepakatan mencakup desain seragam, atribut, badge, dan spesifikasi warna yang disesuaikan dengan Peraturan Organisasi terbaru.
Penyelarasan itu diharapkan semakin memperkuat identitas korps dan menjaga marwah organisasi ketika kader bertugas di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung khidmat dan ditutup dengan komitmen bersama untuk segera menyosialisasikan hasil rapat ke daerah masing-masing demi mewujudkan kader CBP yang solid, satu komando, dan berintegritas tinggi.

