Bojonegoro, IPNU Jatim
Pelantikan bersama badan otonom (banom) Nahdlatul Ulama menjadi salah satu momen penting dalam gelaran NU Fest 2025 di Kabupaten Bojonegoro. Acara ini digelar di Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri), Ahad (3/8/2025), dengan suasana khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah.
Pelantikan meliputi pengurus baru PCNU, PC GP Ansor, PC Fatayat NU, PC IPNU, dan PC IPPNU Bojonegoro untuk masa khidmat 2025–2027. Ketua Pimpinan Pusat IPNU, Muhammad Agil Nuruz Zaman, melantik langsung jajaran PC IPNU Bojonegoro. Sementara Wakil Ketua I PW IPPNU Jatim, Tyas Elvira, melantik pengurus PC IPPNU Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro, H. Setyo Wahono, yang turut hadir dalam acara ini menyampaikan bahwa kader NU adalah kekuatan utama pembangunan daerah. “Hampir 80% warga Bojonegoro adalah warga NU. Ini kekuatan besar. Saya berharap kaderisasi berjalan baik dan mampu mendukung pembangunan pendidikan, ekonomi, sosial, dan keagamaan. NU juga teladan dalam menjaga kebhinekaan,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. Ia menekankan bahwa NU dan banomnya perlu terlibat aktif dalam memperkuat ekonomi lokal. “Perekonomian dunia sedang bergejolak. Karena itu, perekonomian lokal harus menjadi tumpuan, dan NU beserta seluruh banomnya memiliki peran besar untuk mengokohkan kemandirian ekonomi di daerah,” jelasnya.
Pelantikan bersama ini tak hanya bersifat struktural, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi, sinergi program, dan komitmen pengabdian. Harapan besar tertuju kepada seluruh pengurus baru, terutama IPNU dan IPPNU, agar mampu berkhidmat dengan profesional, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

