Tangkal Berita Hoax, PW IPNU Jatim Bentuk Tim Cyber Force

IPNUJatim, Bojonegoro – Pesatnya perkembangan teknologi digital membuat informasi saat ini mudah didapatkan. Namun sayang banyak informasi yang tidak akurat bahkan bernada provokasi yang dapat meresahkan masyarakat luas. Oleh karena itu, sebagai upaya untuk meminimalisir hal tersebut, Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Timur membentuk tim khusus yang bergerak dibidang internet yaitu Cyber Force, Sabtu (2/9/2017).

Tim yang diresmikan dalam acara rapat kerja wilayah (rakerwil) ke-2 tersebut bertujuan untuk menciptakan ketahanan informasi dan menangkal berita hoax baik di Jawa Timur maupun nasional.

Haikal Atiq Zamzami, ketua IPNU Jatim, menilai pembentukan tim tersebut mempunyai peran sangat penting untuk meminimalisir beredarnya berita palsu yang dapat meresahkan masyarakat.

“Cyber Force ini sengaja kami bentuk dalam rangka menciptakan ketahanan informasi di dunia internet. Era digital seperti saat ini banyak berita tidak sesuai dengan fakta. Bahkan banyak juga informasi yang tidak valid dan bernada provokasi,” ujar Haikal dalam pembukaan Rakerwil II di Ponpes Abu Dzarin Bojonegoro.
Haikal juga menambahkan, tim Cyber Force nantinya terdiri dari pengurus IPNU tingkat Wilayah atau Provinsi dan melibatkan Pimpinan Cabang (PC) IPNU yang ada di tingkat Kota dan Kabupaten se-Jawa Timur. Semua tim akan bersinergi antara satu dengan yang lainnya.
“Tim ini terdiri dari rekan-rekan (IPNU, red) yang ada di tingkat wilayah serta PC yang ada di Kota dan Kabupaten se-Jawa Timur.” ujarnya.

Tim yang bergerak di dunia maya tersebut selain menangkal berita hoax dan menanggapi isu-isu penting seputar dunia pelajar. Juga akan dimaksimalkan dalam menyampaikan semua informasi di dalam tubuh organisasi IPNU itu sendiri secara masif.

Dikesempatan tersebut, pria kelahiran Jember ini juga mengajak dan mengingatkan seluruh masyarakat untuk lebih selektif dalam menerima informasi.

“Saya mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika menerima informasi. Jangan mudah share berita yang bisa menimbulkan keresahan di masyarakat. Lebih baik cari kebenarannya dulu melalui situs terpercaya sebelum disebarkan.” pungkasnya.

Tim Cyber Force yang diresmikan berjumlah 7 orang dengan memakai rompi warna hitam yang akan menjadi seragam resmi dalam menjalankan tugas. Sebelumnya dibacakan ikrar atau komitmen dihadapan tamu undangan yang dipandu langsung oleh Haikal Atiq Zamzami. [st/fik]

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.