SILATURAHIM MAJELIS ALUMNI IPNU JATIM DI PWNU JAWA TIMUR

Surabaya, IPNU JATIM- Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Timur gelar Silaturahim di kantor PWNU Jawa Timur,ratusan alumni yang datang dari seluruh daerah di jawa timur turut maramaikan acara tersebut, Silaturahim di laksanakan pada Ahad kemren.(24/07/16)

Dalam sambutanya ketua majelis alumni IPNU Jawa Timur Bapak H Muzammil Syafii mengatakan acara ini dilaksanakan untuk menjaring seluruh alumni IPNU Jawa Timur yang saat ini banyak alumni-alumni yang telas mendapatkan posisi strategis seperti ada yang menjadi anggota dewan DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, pengurus PWNU, pengusaha sukses dan sebagainya

“Dengan Silaturahim alumni kami harapkan akan banyak Ide-Ide yang muncul dan akan membangun jaringan network antar alumni, yang selanjutnya Majelis Alumni IPNU bisa member kontribusi yang jelas kepada kader-kader IPNU yang berada di cabang maupun di wilayah” tambah anggota DPRD tersebut.

“Selanjutnya dari acara Silaturahim ini Majelis Alimni akan membuat database majelis alumni yang berada di daerah dan belum terjaring hingga saat ini, tidak hanya itu kami juga akan membuat buku kader dari masa ke masa dan akan sangat bermanfaat bagi kader IPNU” tambahnya.

Silaturahim dihadiri oleh tokoh-tokoh Jawa Timur diantaranya Bapak Azwar Anas(Bupati Banyuwangi)  HM Sholeh Hayat (politisi/jurnalis), H. Muzammil Syafi’i, SH, M.Si (Ketua MA IPNU Jatim/politisi), H Sullamul Hadi Nurmawan (politisi/Ketua DPRD Sidoarjo), Letkol Chumaidi (TNI AL), H Muhibbin Billah (pengusaha), Dr. Ja’far Amiruddin (dosen UNJ), Maksum Zuber (BOPI Kemenpora), dan sebagainya.

Dalam Silaturahim dan Temu Alumni yang juga ditandai dengan deklarasi Forum Silaturahim Alumni (FSA) IPPNU Jatim itu, testimoni alumni juga disampaikan Rekan H Halla Muchtar (ketua IPNU jatim tahun 1972-1979), Rekanita Hj Nur Zaenab Noer(ketua IPPNU 1972-1976), dan Rekanita Aisyah L Agustini (ketua IPPNU tahun 1989-1992).

“Saya sarankan MA IPNU dan FSA IPPNU Jatim tidak hanya silaturahim, tapi juga melakukan kegiatan yang menguntungkan IPNU dan IPPNU dari generasi sekarang, apalagi zaman sekarang lebih mudah daripada zaman saya yang sulit mencari dana operasional organisasi,” kata Rekan H Halla Muchtar.

Oleh karena itu, Rekanita Hj Nur Zaenab Noer mengingatkan aktivis IPNU dan IPPNU untuk menata niat dalam berorganisasi. “Jangan sampai tidak ikhlas, apalagi sampai minta-minta jabatan, nanti kita capek tanpa mendapatkan pahala sama sekali, Rugi,” katanya.

 

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.