Petakan Program, IPNU-IPPNU Lamongan Gelar RakerCab II

Guna memetakan program-program Rakercab pertama yang hendak direalisasikan pada tahun kedua, Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Lamongan mengadakan Rakercab II yang dibuka oleh ketua PCNU Lamongan, KH. Bi’in Abdussalam dan diikuti oleh 90 orang peserta dari jajaran pengurus Cabang dan utusan 24 Pimpinan Anak Cabang (PAC) serta dua Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) IPNU dan IPPNU  se-Kabupaten Lamongan dengan agenda utama mengevaluasi program kerja selama separuh periode 2012-2014 dan bertempat di Villa Damar Sewu, Pacet Mojokerto, Sabtu-Ahad (28-29/09/13)

Ketua PC IPNU Lamongan, Mauludvian Aristia A. mengatakan Rakercab II ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan organisasi dalam separuh periode, termasuk program kerja dan dinamikanya secara menyeluruh. Diantara materi bahasannya adalah pengkaderan, pengembangan santri-pelajar serta CBP-KPP.

“Melalui kegiatan ini, kita hendak mengevaluasi keberlangsungan IPNU-IPPNU serta program-program kerjanya, baik yang sudah maupun belum terealisasi untuk ditata kembali sehingga ke depan akan lebih baik,” tegasnya.

Aris menyatakan secara umum program kerja IPNU- IPPNU sudah terlaksana sekitar 60 persen. Meski begitu, keberlangsungan pengkaderan yang menjadi titik tekan periode ini sudah terlaksana sangat menggembirakan. “Hampir semua pengkaderan mulai ranting, PAC dan PC  telah berjalan sesuai target dan harapan yang telah ditentukan.

“Kedepan kita hanya memikirkan tindak lanjutnya yakni Latihan Kader Utama (LAKUT)” tambahnya

Sementara itu, ketua PCNU Lamongan KH. Bi’in Abdussalam saat membuka Rakercab II ini mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan IPNU-IPPNU. Ia mendorong IPNU-IPPNU untuk terus melakukan Pesan moral dalam upaya penguatan kader yang berideologi Aswaja dan berakhlakul karimah.

“Teruslah melakukan Pesan Moral kepada Semua Kader supaya IPNU-IPPNU bisa berkembang besar dan disegani semua kader dan masyarakat sebagi filter pemuda di era perkembangan zaman saat ini,” katanya.

Di depan peserta, Kyai Bi’in  (panggilan akrabnya) mengharapkan program-program yang ditentukan IPNU-IPPNU supaya disinkronkan dengan NU sehingga tidak terjadi tumpang tindih dan miss komunikasi.

“Sebagai orang tua akan selalu mendoakan dan merestui program yang akan dilaksanakan anak-anak IPNU-IPPNU,” tandasnya.

Rapat kerja yang dimulai sejak siang itu, pembahasannya dilakukan melalui sidang-sidang komisi terpisah IPNU dan IPPNU. Kegiatan yang berlangsung sehari ini diakhiri dengan Out bond bersama sebagai refreshing/penyegaran kepengurusan agar selama setahun terakhir semangat berorganisasinya bertambah.

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.