Perdana dan Panen Pujian Festival Banjari PAC IPNU IPPNU Widang

Tuban, IPNU JATIM – Hari lahir memang identik dengan perayaan yang meriah dan sakral. Berbagai kegiatan tak jarang menjadi primadona baru yang kekinian. Begitu juga yang terjadi di hari ulang tahun IPNU ke 63 yang tepat jatuh pada tanggal 25 Februari kemarin. Selain itu, IPPNU juga telah merayakan hari lahirnya yang ke 62 pada tanggal 3 Maret.

Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Widang sebagai salah satu Pimpinan Anak Cabang yang  juga ikut merayakan atas hari lahir IPNU IPPNU tahun ini. Tanpa terkecuali, pada hari Minggu 26 Maret 2017 kemarin, Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Widang mengadakan festival al banjari yang diadakan di di MI Mathala’ul Ulum desa Ngadirejo Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.

Tak tanggung-tanggung, acara ini dihadiri oleh ratusan peserta dari seluruh pelosok kota Tuban, Bojonegoro dan juga Lamongan. Acara yang digawangi oleh Abdi Munib (ketua panitia red) merupakan awal yang baik, pasalnya acara ini merupakan perdana bagi PAC yang berada paling selatan di Kabupaten Tuban ini (Widang red).

Segenap kepanitiaan PAC IPNU IPPNU Widang tampil cukup solid di acara yang telah ditunggu-tunggu cukup lama oleh masyarakat luas, terutama di kawasan Ngadirejo dan sekitarnya.

Acara yang dimulai pada pahi hari tersebut dihadiri puluhan peserta dan ratusan penonton yang terdiri dari Pimpinan Komisariat (PK) , Pimpinan Ranting (PR) serta Pimpinan Anak Cabang dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tuban.

Acara makin meriah lantaran MUSPIDA turut hadir dan mendukung acara festival perdana al banjari inii. Dalam kesempatan yang sama, beberapa orang berpengaruh tersebut juga turut memberikan sambutan.

Tema yang dibuat oleh Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Widang luar biasa indah dan pas, serta mengena pada pokok masalah yang memang dihadapi oleh Indonesia saat ini yakni meneguhkan toleransi untuk mengawali zaman dengan melestarikan tradisi agar mendapat hikmah yang tinggi.

Selain itu, Ainur Rofiq Anggota DPRD Tuban yang turut hadir juga menyampaikan agar acara seperti ini bisa terlaksana rutin tiap tahun. “Acara semacam ini harus sering diadakan, guna menjalin keakraban antar sesama pelajar NU serta tetap menjaga tradisi yang memang tidak ada salahnya jika harus diteruskan selagi itu bernilai positif dan tentunya membawa kebaikan,” ujarnya.

“Acara festival al banjari memang mutlak diperlukan, sehingga Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Widang membuat acara semacam ini, jika berbicara mengenai bagaimana prosesnya memang tidak mudah, mulai dari mengonsep bentuk acara, memikirkan donasi, kepanitiaan dan lain-lain, tetapi paling tidak ini akan menjadi pelajaran yang akan kepanitiaan dapatkan guna kehidupan bermasyarakat nantinya. Intinya ini pasti ada faedahnya,” ungkap Abdi Munib, ketua panitia dengan tawa.

Meskipun rangkaian acara peringatan Harlah ini belum selesai, kepanitian merasa cukup puas dengan pelaksanaan festival yang mendapat banyak pujian dari berbagai pihak. (Elisah/Sut)

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.