Pendidikan merupakan salah satu pilar penyangga kehidupan di masa yang akan datang. Oleh karenanya, Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Timur melakukan audiensi bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Jum’at (07/01/2022).

Silaturahmi serta audiensi PW IPNU Jatim ini diterima secara langsung oleh, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT di ruangannya.

Turut hadir dalam kesempatan ini yaitu Ketua PW IPNU Jatim, M Fakhrul Irfan Syah, Sekretaris PW IPNU Jatim, M. Toufikur Rozikin, Waka Jaringan Sekolah dan Pesantren PW IPNU Jatim, Aan Andri Ardiyansah, serta Direktur Lembaga Komunikasi Perguruan Tinggi (LKPT) PW IPNU Jatim, M. Reza Al-Akhsan.

Kepala Disdik Provinsi Jatim mengatakan bahwa pihaknya akan selalu siap untuk menyinergikan program yang ada dengan IPNU Jatim dalam hal pengembangan pelajar dilingkungan SMA/SMK/Sederajat.

“Tentu, nantinya kami harap IPNU Jatim dapat menyediakan fasilitator serta narasumber saat pelaksanaan MOS di sekolah – sekolah. Selain itu, nanti juga kalau bisa, dimasukkan sesi sharing berkaitan dengan kenakalan remaja serta cara menanggulanginya,” kata Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT.

Sementara itu, Ketua PW IPNU Jatim, M. Fakhrul Irfan Syah, menyampaikan ucapan syukurnya telah disambut dan diterima dengan baik oleh Kadisdik Provinsi Jatim.

“Sesuai arahan dari mas Wakil Gubernur Jatim saat pelantikan beberapa waktu yang lalu. Terdapat beberapa hal yang perlu kami sampaikan dan sinergikan dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur,” tutur M. Fakhrul Irfan Syah.

Irfan juga menyampaikan bahwa, IPNU Jatim memiliki beberapa produk program pendampingan pelajar, baik secara akidah maupun minat bakat pelajar itu sendiri.

“Pendampingan pelajar di sekolah – sekolah ini tentunya sangat penting dilakukan. Selain itu, peran organisasi pelajar juga dibutuhkan agar pelajar nantinya tidak sampai salah arah,” tambahnya.

Pelajar asal Bojonegoro ini juga menambahkan bahwa IPNU Jatim juga memiliki menu – menu program yang siap disajikan kepada pelajar SMA/SMK/Sederajat.

“Menu – menu tersebut yakni Students Acceleration Space (SAS) yang diantaranya terdapat pelatihan wirausaha, pelatihan jurnalistik, pelatihan riset, pelatihan public speaking, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Irfan juga berharap program – program yang ada dapat berjalan dengan masif dan efektif, agar nantinya bisa tumbuh pelajar – pelajar yang aktif, adaptif, dan revolusioner.

“Tentunya untuk melaksanakan program tersebut dibutuhkan support dari beberapa stakeholder, termasuk diantaranya yakni Dinas Pendidikan,” tutupnya.

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.