IPNU Jatim Cetak Pelatih Handal di Pulau Garam

DSC06886Madura- Pimpinan Wilayah IPNU Jawa Timur terus berkomitmen untuk melahirkan kader-kader militan. Salah satunya dengan melaksanaan Latihan Pelatih (LATPEL) pada tanggal 13 s/d 16 November 2014 kemarin. Pelatihan yang dilaksanakan di pulau Madura ini, merupakan tahap ke-5 dari rangkaian LATPEL yang diselenggarakan IPNU Jatim secara berkala dari beberapa kordinator daerah (korda) di seluruh Jawa Timur. Kali ini, pelatihan dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Abror, Larangan Pamekasan. Tempat ini dipilih karena tepat berada ditengah sehiga tak menyulitkan peserta pelatihan untut turut hadir.

Kegiatan yang mengambil tema “Mengembalikan Ruh Pengkaderan, Sebagai Turbin Perubahan” ini, dihadiri peserta yang berasal dari seluruh kabupaten di pulau madura. Antara lain; Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Pelatihan inipun bertambah luarbiasa karena di hadiri oleh Cak Muhith Efendi yang dikenal sebagai pialang pelatih Nasional. Dalam kesempatan itu, Cak Muhith memberikan materi antara lain; falsafah dan prinsip pelatihan, metode dan media pelatihan, psikologi pelatihan, metodologi pelatihan serta tak ketinggalan materi analisis sosial.

Imam fadlli selaku ketua IPNU Jatim mengungkapkan kegembiraannya saat dilokasi, ia merasa bangga karena pelatihan yang menjadi ujung tombak kaderisasi di Jatim ini berjalan dengan lancar dan sukses. “syukur Alhamdulillah, latpel ini sudah mencapai tahap ke-5, kaderisasi ini perlu kita laksanakan terus agar melahirkan pelatih-pelatih handal di seluruh jawa timur tak terkecuali pulau Madura” terangnya.

Pada kesempatan lain, Haikal AZ yang menjadi ketua team pelatih IPNU Jatim menerangkan bahwa, pelatihan ini diselenggarakan guna memenuhi kebutuhan tenaga pelatih dan fasilitator di Madura. Ia mempunyai harapan agar setelah pelatihan ini dilaksanakan, kaderisasi di daerah ini semakin menggeliat dan bergerak untuk eksistensi generasi IPNU di masa depan. Acara yang diselenggarakan di pulau garam ini, memberikan pengalaman yang positif dari peserta pelatihan. Diantaranya yang telah diungkapkanoleh Wasil Abror asal Sumenep, ia mengungkapkan bahwa banyak hal-hal baru yang didapatkan dalam pelatihan kali ini. Ia juga mengharapakan agar peserta alumni pelatihan ini, bisa berkiprah di daerahnya masing-masing. (Ek)

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.