Panduan Pendaftaran Database IPNU

PW IPNU Jatim telah meluncurkan program pengelolaan database anggota yang dinamakan dengan PASTI (Program Aplikasi SisTem Informasi). Program database online ini menyajikan manajemen informasi tentang data di lingkungan internal Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Jawa Timur. Aplikasi disajikan dalam bentuk web based yang interaktif serta berisi sistem data dan informasi manajemen IPNU, sehingga mempermudah input dan analisa data untuk kepentingan IPNU di semua tingkatan.

Melalui ketersediaan data dan informasi anggota diharapkan bisa menjadi pendukung bagi Pimpinan Ranting sampai Pimpinan Wilayah dalam meningkatkan komitmen untuk membangun pola kerja berbasis data dan informasi di level masing-masing, sehingga bisa meningkatkan kapasitas Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dalam membangun Pelajar yang berkarakter.

 

Pada halaman ini kami akan menjelaskan tentang langkah-langkah pendaftaran bagi anggota IPNU Jawa Timur.

A. PANDUAN PENDAFTARAN

  1. Sebelum mendaftar siapkan alat yang terkoneksi dengan internet (Komputer, Tablet, HP), Foto Profile minimal resolusi 200×200 dengan besar file maksimal 1 Mb serta alat pendukung lainnya (KTP/KartaNU/KK, Sertifikat DIKLATAMA, MAKESTA, LAKMUD, LAKUT, LATPEL, LATFAS, dsb.);
  2. Silahkan mengunjungi halaman website PASTI IPNU JATIM : http://pasti.ipnujatim.or.id/
  3. Setelah terbuka pilih menu pendaftaran seperti gambar dibawah ini

  1. Silahkan melengkapi form isian sesuai data diri yang sebenarnya dan sesuai identitas resmi dan alat pendukung yang ada. Panduan Pengisian kami sertakan dibawah.
  2. Centang pernyataan “Saya menyatakan bahwa data yang saya kirim adalah benar, apabila ada kesalahan maka admin diperbolehkan untuk mengubah atau menghapus data.
  3. Klik daftar
  4. Setelah berhasil maka akan muncul tampilan seperti dibawah. Silahkan pilih file foto (Choose File) yang sudah disiapkan.

  1. Klik Upload file.
  2. Sampai disini proses pendaftaran telah selesai dan rekan tinggal menunggu verifikasi dari admin PASTI.

 

B. PANDUAN PENGISIAN FORMULIR

  • Data Diri

  1. Tulis nama lengkap tanpa gelar. Contoh : Mufarrihul Hazin
  2. Tulis Tempat lahir. Contoh : Palembang
  3. Pilih tanggal lahir lewat menu dropdown.
  4. Tuliskan pendidikan terakhir yang telah diselesaikan. Contoh : S3 Manajemen Pendidikan UNESA
  5. Tuliskan Alamat Lengkap. Contoh : Dusun Nglarangan Desa Selosari Kec. Kandat
  6. Pilih Kabupaten dengan memilih menu dropdown
  7. Isikan Nomor Telp./Hp yang terus aktif tanpa spasi. Contoh : 08155555754
  8. Tulis Alamat e Mail aktif yang telah didaftarkan. Contoh : mufarrihulhazin@gmail.com
  • Pelatihan

  1. Pilih Lokasi/Penyelenggara Makesta yang pernah anda ikuti.(ketik nama tempat sebagian dan nanti akan muncul sendiri) tunggu sampai muncul.
    10. Pilih Lokasi/Penyelenggara LAKMUD yang pernah anda ikuti. (ketik nama tempat sebagian dan nanti akan muncul sendiri) tunggu sampai muncul.
    11. Pilih Lokasi/Penyelenggara LAKUT yang pernah anda ikuti. (ketik nama tempat sebagian dan nanti akan muncul sendiri)
    12. Pilih Lokasi/Penyelenggara LATFAS/LATPEL yang pernah anda ikuti. (ketik nama tempat sebagian dan nanti akan muncul sendiri)
    13. Pilih Lokasi/Penyelenggara Pelatihan Profesi yang pernah anda ikuti. (ketik nama tempat sebagian dan nanti akan muncul sendiri)
    14. Tulikan Pelatihan yang tidak termasuk pada pilihan nomor 9-13 dengan dipisah dengan koma jika lebih dari satu pelatihan. Contoh : Diklat Jurnalistik, Diklat Kewirausahaan
  • Keanggotaan dan Jabatan

  1. Pilih Tahun masuk IPNU melalui menu dropdown (Samakan dengan Sertifikat Tahun MAKESTA Jika lupa)
    16. Pilih AKTIF jika masih aktif atau pilih ALUMNI jika sudah tidak aktif lagi di IPNU.
    17. Jika sedang menjabat sebagai salah satu pengurus di Pimpinan Ranting, Anak Cabang atau Pimpinan Cabang. Jika Menjabat dalam dua kepengurusan pilih jabatan di tingkat yang lebih tinggi.(
    (ketik nama tempat sebagian dan nanti akan muncul sendiri) tunggu sampai muncul sendiri
    18. Pilih jabatan sesuai pada tingkatan yang dipilih pada nomor 17.
    19. Isikan Keterangan lain tentang keanggotaan dan jabatan di IPNU.
  • Informasi Akun

  1. Tuliskan username untuk digunakan login anggota. Username harus berupa huruf dan angka {Tidak boleh ada spasi atau kode (!@#$%^&*)} dan belum digunakan oleh user/anggota yang lain.
  2. Tuliskan Password untuk digunakan login anggota.
  3. Tulliskan ulang Password sama persis dengan nomor 21.
  4. CENTANG DAN DAFTAR

 

Note:

  1. Penulisan kata/kalimat menggunakan Capital Each Word (Huruf besar setiap awal kata).
  2. Jika ada permasalahan atau pertanyaan silahkan tinggalkan komentar atau hubungi Admin PASTI.

 

Majalah PASTI IPNU Jatim: Jalur Sutera Baru Millenial Nusantara

BACAAN WAJIB GENERASI MILLENNIALS

Awalnya tidak tertarik untuk membaca majalah ringan ini, tapi tema yg diangkat membuat saya penasaran untuk membukanya.

Misalnya, “GENERASI MILLENNIALS TAK MINAT DENGAN ISU POLITIK DI JATIM”, salah satu hasil survei inilah yang cukup menyedot perhatian saya. Masak iya sih? Bukannya para millennials suka like dan share pelaksanaan Pilgub Jatim?

Ternyata benar, hasil survei yg dilakukan oleh Lembaga Student Research Center (SRC) IPNU Jatim menunjukkan 90% GM mengetahui pelaksanaan pilkada 2018 sedangkan peminat isu politik hanya 17%. Isu ekonomi ternyata menempati urutan pertama yaitu 18%. Sisanya terbagi dalam isu pendidikan, teknologi, agama dan budaya.

Semakin penasaran lagi ketika menemukan judul “Diprediksi Kehidupan Manusia Akan Seperti Film Fiksi”. Woooow? Benarkah demikian? Dalam artikel itu dijelaskan bahwa semua aktifitas manusia akan ditopang oleh teknologi.

Majalah ini dapat membuka wawasan pembaca tentang potensi dan tantangan di era millennilas.

Kamu bisa download versi PDF secara gratis disini 👇Majalah PASTI Edisi Millenial

MAJALAH PASTI
Edisi ke 7 bentuk PDF
Bulan Maret 2018
60 halaman
Diterbitkan PW IPNU Jatim

 

 

Apel Pelajar NU, Tutup Sembilan Rangkaian Harlah IPNU-IPPNU Bojonegoro

Ipnujatim.or.id. Bojonegoro- Apel Pelajar NU yang diadakan di halaman kantor PCNU Bojonegoro menjadi penanda ditutupnya rangkaian harlah IPNU-IPPNU Bojonegoro. Kegiatan yang diadakan pada hari minggu (4/3) ini, dihadiri oleh kader-kader dari berbagai tingkatan, baik ranting, komisariat sekolah dan perguruan tinggi, anak cabang dan pengurus cabang sendiri. Terhitung, tak kurang dari 300 pelajar yang memeriahkan perhelatan ini.

Muhammad Nur Abidin, ketua IPNU Bojonegoro menerangkan bahwa acara ini merupakan pamungkas dari Sembilan acara yang telah diselenggarakan sebelumnya. Mulai dari Make up and hijab Contest, Futsal Championship, Lomba Da’i, Lomba MTQ, seminar Nasional Kesehatan, Tahtimul Qur’an, Ziarah Muasis, Gerakan 63-64 Bendera, dan yang terakhir apel pelajar NU Bojonegoro.

apel ini adalah agenda puncak dari rangkaian acara yang telah IPNU-IPPNU Bojonegoro selenggrakan sebelumnya” pungkasnya

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan ghiroh berorganisasi bagi Pelajar NU di lingkungan Kabupaten Bojonegoro, agar terus berjuang dan giat melaksanakan kegiatan.

Acara ini semakin lengkap karena dihadiri oleh beberapa banom NU, yaitu jajaran pengurus Muslimat dan ketua Fatayat NU Bojonegoro. Acara ini, di tutup dengan refleksi harlah yg di laksanakan di lantai dua gedung NU dengan suasana penuh kekeluargaan dan keharmonisan untuk menjaga jalinan emosional dan kekeluargaan organisasi. (abid)

 

IPNU-IPPNU Tulungagung Rayakan Harlah dengan Temu Alumni

ipnujatim.or.id, Tulungagung- Tidak seperti biasanya, di akhir pekan, tepatnya Sabtu (3/3) kantor PCNU Tulungagung terlihat lebih semarak. Hal ini dikarenakan tengah diadakannya peringatan Hari lahir (Harlah) IPNU 64 dan IPPNU 63 yang dikemas dengan  Sarasehan sekaligus temu alumni di Aula PCNU Tulungagung. Acara ini, semakin meriah karena tak hanya dihadiri oleh alumni Pimpinan Cabang lintas generasi, namun juga perwakilan pengurus PAC IPNU IPPNU se-Kabupaten Tulungagung.

Dengan mengangkat tema “Pelajar Santri Membangun Negeri Mengawal NKRI” acara ini diselenggarakan dalam rangka menjembatani kader antar periode agar tetap terjalin hubungan dan komunikasi yang baik. Harris selaku Ketua IPNU Tulungagung menegaskan bawha kegiatan ini adalah wadah silaturrahmi dan bertukar pengalaman.

mudah-mudahan dengan acara ini, kami (pengurus saat ini, red) mampu bercermin dan meneladani pengurus terdahulu untuk lebih memaksimalkan program kerja” imbuhnya

Dalam sarasehan tersebut, banyak hal yang diperoleh, salah satunya adalah suntikan motivasi dari Sigit, salah satu alumni. Ia mengatakan bahwa kiprah kader IPNU IPPNU dalam membangun negeri harus diawali dengan membangun kepribadian kader.

Motto Belajar Berjuang dan Bertaqwa harus di pegang teguh dan harus dipahami secara tuntas” tegasnya.

Senada dengan hal itu, H. Zaenal Abidin yang juga seorang alumni IPNU Tulungagung berpesan, bahwa untuk bisa membangun negeri dan mengawal NKRI, kaderisasi mutlak harus dijalankan. Ia menambahkan bahwa seorang kader harus mengikuti kaderisasi secara sistematis.

Di akhir acara dilakukan potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan doa agar terjaganya eksistensi serta ghiroh berorganisasi. “Mari kita berdoa bersama semoga IPNU-IPPNU Tulungagung semakin maju dan berkembang“. Pungkas doa dari KH Rahadian Abd Rosyid selaku Alumni Pimpinan Cabang IPNU. (iqbal)

Survei Generasi Millenials SRC Jawa Timur

Apakah kamu termasuk Generasi Millenials, siap melakukan lompatan besar, dan menjadi bagian penting perubahan Jawa Timur ke depan? Jika jawabanmu adalah YA, buktikanlah dengan turut mengisi Survei singkat berikut ini. Survei ini diprakarsai oleh Student Research Center (SRC) Jawa Timur. Sebagai sebuah bentuk refleksi hari lahir Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama ke-64 (24 Februari 1954 – Now), dan sekaligus upaya dalam menyuarakan Aspirasi Pelajar Millenial Jawa Timur.
Let’s Check It Out!!

klik DISINI https://goo.gl/forms/jKqnM7e1D17nkTzj1DISINI

Rakercab IPNU-IPPNU Babat, Hasilkan Program Unggulan

ipnujatim.or.id, Babat– Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU Babat masa khidmat 2017-2019 mengadakan Rapat Kerja Cabang I. Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) ini, adalah agenda wajib yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang setiap satu tahun sekali. Rakercab yang digelar di MWC NU Sambeng ini diikuti oleh seluruh pengurus cabang dan anak cabang se-PC IPNU-IPPNU Babat,hari sabtu-ahad (17-18/2).

Melalui Rakercab IPNU dan IPPNU Babat, berhasil menggagas program kerja unggulan disamping program wajib. “Rakercab ini bertujuan untuk menentukan arah tujuan program organisasi satu tahun kedepan,” terang Ketua PC IPPNU, Emy dalam sambutannya.

Selain itu, Habib selaku ketua PC IPNU Babat menguraikan bahwa agenda ini diselenggarakan guna meningkatkan kualitas sekaligus loyalitas kader untuk masa pengabidian dua tahun ke depan.

Acara ini diselenggarakan juga dalam rangka mewujudkan Gold Generation di Babat pada 3-5 tahun yang akan datang” imbuhnya dengan sangat optimis saat pembukaan.

Adapun Program unggulan yang berhasil dicetuskan dalam rapat kerja tersebut antara lain Pembentukan Pimpinan Komisariat Pondok Pesantren (PKPP), Rumah Konseling Pelajar, Ngaji Organisasi, Madrasah Desain serta Jambore Pelajar Hijau. Sementara untuk program wajibnya adalah berupa pelatihan berjenjang dalam hal kaderisasi.

Dari 34 program kerja yang telah dikonsep baik oleh Pimpinan Cabang ini, diharapkan bisa terealisasi dengan sempurna, guna kemajuan Pimpinan Cabang maupun Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU di wilayah kerja Cabang Babat”, ujar Habib saat dimintai keterangan.

Rakercab yang mengusung tema “Meneguhkan Peran dan Kontribusi Strategis Pelajar NU; Kini dan Nanti” ini, semakin menarik karena dilanjutkan dengan Out bound di Water Tubing Pacet, Mojokerto. Kegiatan selingan ini, menurut Emy bertujuan untuk memupuk kekompakan dan sinergitas pengurus PC dan PAC.

 

IPNU-IPPNU UNSURI Gelar Extreme Motivation

Sidoarjo, ipnujatim.or.id. Kader NU zaman now harus tampil dalam setiap bidang, terutama dalam bidang pendidikan di perguruan tinggi. maka IPNU-IPPNU harus tampil di kampus dengan berbagai kegiatan yang memiliki sumbangsih besar terhadap kemajuan pendidikan dan ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pagi itu, (21/1) dikala banyak mahasiswa pada berlibur ria, namun apadaya kader muda NU, IPNU-IPPNU Universitas Sunan Giri Surabaya, menggelar acara pelantikan dan juga seminar motivasi dengan tema membangun semangat kader untuk menjadi akademis dan aktivis.

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua PC IPNU Sidoarjo, perwakilan kampus dan juga Rekan Dr. Mufarrihul Hazin yang juga menjadi narasumber tunggal dalam seminar tersebut. “Ada 3 kata kunci untuk menjadi kader akademis dan aktivis yaitu fokus, serius dan tulus”, Ungkap Wakil Sekretaris PW IPNU Jatim tersebut. Selain itu Farih yang baru disematkan menjadi doktor termuda itu mengungkapkan kader IPNU-IPPNU harus belajar dari pensil.

Pensil itu minimal ada 3 hal yang bisa diambil. Pertama, pensil itu bisa digunakan kalau sudah diraut dengan orotan. hal ini menunjukan bahwa kader IPNU-IPPNU harus siap berjuang dan bersakit-sakit dahulu agar nantinya mampu menghasilkan karya yang besar. Kedua, pensil itu selama masih bisa digunakan untuk menulis, maka akan selalu berkarya, dan karya itu tidak akan pernah hilang, walaupun pensil sudah habis. artinya kader IPNU-IPPNU harus dan terus berkarya, sehingga walaupun jasad sudah dibalik papan, namun karyanya tidak akan pernah lenyap. Ketiga, Pensil itu yang terpenting adalah isinya. artinya kader IPNU-IPPNU itu yang terpenting adalah hati dan akhlaknya. Dengan demikian, kader IPNU-IPPNU harus memiliki semangat perjuangan untuk trus berkarya serta tetap beretika” Ungkap Motivator Muda itu.

“Semangat Belajar, Berjuang dan Bertaqwa itulah yang menjadikan Rekan Farih mampu mewujudkan mimpinya, menjadi akademis dan aktivis, semoga kita bisa menirunya.” Tutur salah seorang Peserta.

Seminar dan Pertunjukan Seni Hiasi Pelantikan PKPT IPNU-IPPNU Unira Malang

ipnujatim.or.id, Malang- Ada yang menarik saat Pelantikan PKPT IPNU-IPPNU Universitas Islam Raden Rahmat Malang pagi tadi, selasa (30/01). Karena di sela-sela acara tersebut, disenandungkan sebuah gubahan lagu yang berjudul IPNU Untuk Bangsa yang diciptakan sendiri oleh anggota IPNU Kecamatan Pujon. Sontak acara yang resmi tersebut menjaid lebih meriah dan menghhibur. Selain penampilan musik, juga dipertunjukkan kelincahan pencak silat yang dilakukan oleh kader IPPNU kampus yang masih berusia empat tahun tersebut.

Acara pelantikan tersebut, dihadiri langsung oleh Rektor Hasan Abadi, Pembantu Rektor Yusuf Azwar Annas, sekaligus Pembina PKPT IPNU-IPPNU semisal Ridwan, Agus Salim dan lain-lain. kegiatan yang juga diisi dengan seminar ini, didatangi juga oleh Winarto Eka Wahyudi selaku pengurus wilayah IPNU Jawa Timur yang juga didapuk sebagai narasumber tunggal seminar.

Dalam keterangannya saat seminar, Eka menyatakan bahwa IPNU-IPPNU harus Mempunyai Semangat Literasi, “Zaman now sangat banyak informasi tidak bertanggung jawab (hoax, red) beredar di media online, maka dari itu kita sebagai kader NU harus mampu berperang dalam literasi digital yang kian marak.” Ujar Eka yang juga seorang dosen muda tersebut.

Dalam pelantikan yang di gelar bersamaan dengan seminar tentang kader NU zaman now di Aula KH. Moch Said Unira Malang ini, Eka sangat berharap kepada kader-kader NU di Unira untuk setia kepada IPNU dan IPPNU. “Temukan ‘passion’ kalian disini!” tegasnya.

Ia berpesan pada peserta seminar untuk terus memperkuat ideologi, mengasah kemampuan literasi, meneguhkan militansi serta tanggap pada isu-isu kekinian. “Kuncinya Cuma satu, harus inovatif. Kalau tidak, siap-siap ditinggalkan oleh kalangan pelajar dan pemuda saat ini!” pesannya mengakhiri acara. (Dena)

DKAC CBP-KPP Babat Sambut Diklatama dengan Jelajah Medan

Ada saja ulah dari PAC IPNU IPPNU Babat. Demi membuat organisasi menarik, DKAC CBP-KPP Babat mengadakan jelajah medan sebagai tolak ukur loyalitas calon peserta pra-diklatama. Kegiatan ini, selain untuk mempersiapkan para calon peserta pelatihan kepanduan yang ada di dalam IPNU-IPPNU, juga dalam rangka menyambut momen harlah NU ke 92. Sehingga, tak heran animo dan antusias para kader sangat tinggi dlaam kegiatan ini. Tercatat sebanyak 44 Kader Dewan Koordinasi Anak Cabang Corp Brigade Pembangunan (CBP) dan Korps Pelajar Putri (KPP) Babat mengikuti acara ini. Sejauh 6 km jarak yang ditempuh oleh para peserta, Dimulai dari Balai Desa Bulumargi menuju Dusun Awar-Awar dan perjalanan berakhir di Balai Desa Bulumargi pula, Minggu (28/01).

Calon Peserta Diklatama ini adalah kader militan yang nantinya akan menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan Nahdlatul Ulama’ di masa datang”, Aan Andri Ardiyansah selaku Ketua PAC IPNU Babat pada sambutan pembukaan acara. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini di lain sisi juga untuk wadah pelajar NU yang mendidik dan melatih di bidang kedisiplinan, keamanan, kecintaalaman, dan peduli kemanusiaan.

Kegiatan Pra Diklatama ini, di hadiri oleh jajaran dari DKC CBP KPP Babat yang juga turut mendidik dan mendampingi calon peserta diklatama, agar nantinya ketika sudah menjadi komandan CBP KPP mereka semua sudah sikap, tanggap dan selalu siap ketika di butuhkan di lembaga maupun di barisan terdepan nahdlatul ulama.

Dan syukur Alhamdulillah, peserta pra diklatama ini tingkat antusiasme nya sangat tinggi. Melihat dari perjalanan dari awal hingga akhir, semangat mereka tidak berkurang. Saya harapkan untuk seluruh peserta, antusias nya bukan hanya di pra diklatama saja, melainkan juga saat diklatama yang insyaallah dilaksanakan bulan Februari mendatang.” Ujar Komandan Izzarotul Anifah yang disampaikan kepada tim redaksi. (ek)

 

Respon Pesta Demokrasi, IPNU-IPPNU Bojonegoro selenggarakan Rapimcab dan Sosialisasi Pemilu

ipnujatim.or.id, Bojonegoro- Memasuki tahun politik 2018, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nadlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) turut merespon melalui semangat edukatif. Dengan merangkul semua jajaran dibawahnya, yakni Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT), IPNU-IPPNU Bojonegoro menyelenggarakan Rapat Pimpinan Cabang III yang diselingi dengan sosialisasi pemilihan umum dengan segmentasi pemilih pemula di Aula PCNU Bojonegoro pada hari sabtu (26/01). Acara tersebut dihadiri oleh ratusan peserta yang secara administratif telah tercata secara saht sebagai seorang pemilih.

Abidin, selaku Ketua PC IPNU Bojonegoro  menyampaikan bahwa momentum Rapimcab III ini sengaja dirangkai dengan Soasialisasi pemilih pemula dengan harapan para pelajar, santri, mahasiswa dapat menjadi pemilih yang cerdas, tanpa ada paksaan dan intervensi dari pihak manapun. “Kami ingin, para kader-kader IPNU-IPPNU punya pandangan yang mandiri dan cerdas dalam melihat sekaligus menyikapi momentum pemilihan umum ini” terangnya.

Acara ini, terselenggara atas kerjasama dengan KPU dan PANWASLU Bojonegoro. Dalam keterangannya saat sosialisasi, KPU menyampaikan bahwa pemilu  merupakan pilar utama dalam demokrasi. Untuk itu, baik IPNU dan IPPNU, harus ikut andil dalam menyukseskan pesta demokrasi. Senada dengan itu, Panwaslu menyatakan bahwa IPNU-IPPNU dapat mengambil peran dalam membantu melakukan pengawasan secara parsipatip agar pesta demokrasi yang dilakukan dapat berjalan dengan baik, jujur dan adil.

Turut hadir dan memberikan apresiasi pada saat itu, yakni M. Misbahul Munir selaku Majlis Alumni IPNU Bojonegoro. Misbah menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat tepat karena bersamaan dengan tahun politik di lokal kabupaten Bojonegoro. “ Perlu ada pembekalan bagi pelajar sebagai pemilih pemula untuk menjadi pemilih yang cerdas” ungkap mantan ketua IPNU periode 2012-2014 tersebut.

Adapun agenda utamanya, yaitu Rapimcab diselenggarakan untuk memperkuat tali silaturrahim antara ketua PAC dan PKPT IPNU IPPNU se Kabupaten  Bojonegoro.  Dalam acara ini setiap anak cabang dan komisariat melaporkan progress report-nya masing-masing. Selain itu juga mempersiapkan utk peringatan Harlah ipnu 64 dan ippnu 63 yang jatuh pada bulan depan. (Ek)

Kampung Pelajar NU: Cara IPNU-IPPNU Babat Tingkatkan Kreativitas Kader

lintasjatim.com – Babat, Ada-ada saja yang dilakukan agar organisasi diminati dan menjadi daya tarik  bagi generasi muda, terutama kalangan pelajar. Sebagaimana  dilakukan oleh Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU) Babat, Lamongan. Para pengurusnya, menutup akhir tahun dengan mengadakan kegiatan yang diberi tajuk Kampoeng Pelajar Nahdlatul Ulama’  (KPNU). Kegiatan ini diselenggarakan setiap setahun sekali, dan tahun ini merupakan tahun keempat. Acara yang dikemas dengan kemah pelajar ini diikuti oleh anggota IPNU-IPPNU se-Anak Cabang Babat.

Dilaksanakan selama tiga hari (23-25/12) di Lapangan Desa Moropelang, kegatan ini terbilang sangat meriah karena diikuti oleh seluruh Pimpinan Ranting dan Pimpinan Komisariat se-Anak Cabang Babat dengan jumlah peserta kurang lebih 400 santri dan pelajar.

Dengan mengusung tema Wujudkan Kebersamaan Pelajar NU Babat Dengan Semangat Kreativitas dan Sportivitas, acara tahunan ini diisi dengan beragam kegiatan yang dikemas dengan kompetisi. Abid Aziz selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa kegiatan ini terdiri dari bermacam-macam perlombaan seperti Futsal, Voli, Mars IPNU IPPNU dan Syubbanul Wathon, Cerdas Cermat, Sholawat Al-Banjari dan Memasak. “Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memilih kader terbaik menjadi Duta Pelajar NU Babat,” imbuhnya saat ditemui  di sela-sela acara.

Adapun untuk penjurian, PAC IPNU IPPNU Babat sengaja mendatangkan juri di luar wilayah Babat agar terhindar dari pemihakan dan ketidak netralan. “Juri untuk tahun ini kami ambil dari para ahli dibidangnya masing-masing, baik dari Gresik, Bojonegoro dan beberapa dari Babat” terang Aan selaku Ketua PAC IPNU Babat.

Pada kesempatan tersebut Aan juga menambahkan bahwa dengan adanya kegiatan Kampoeng Pelajar Nahdlatul Ulama’ ini, diharapkan para kader di kawasan Babat lebih kreatif, inovatif, dan semakin mudah mengembangkan potensinya diberbagai bidang, baik bidang seni maupun olahraga, dengan tujuan agar bisa menjadi kader yang mempunyai kualitas bagus dalam berkhidmat untuk Nahdlatul Ulama.

Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Darmuji selaku Ketua Satpol PP kecamatan Babat yang mewakili Camat Babat dan dihadiri Pengurus PC IPNU IPPNU Babat, Kepala Desa Moropelang, dan segenap tamu undangan.

Dengan adanya kegiatan ini, semoga dari para kader IPNU IPPNU Babat dapat menjadi kader yang Kreatif dan Sportif dan dalam waktu 5-10 tahun mendatang saya berharap kader IPNU IPPNU Babat mengharumkan nama Babat bukan hanya dikanca Kabupaten ataupun Provinsi, melainkan dikanca Nasional Bahkan Internasional.” Ujar Darmuji saat pembukaan Acara. (Aan)

Wow, inilah capaian IPNU-IPPNU Babat

Babat, Tepat pada hari Ahad (17/12) Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Babat menggelar Pelantikan pengurus baru masa khidmat 2017-2019. Acara yang digelar di Universitas Darul Ulum Lamongan tersebut semakin meriah karena dihadiri oleh banyak tokoh masyarakat, ratusan pelajar serta mahasiswa.

Kegiatan tersebut Nampak lebih menarik karena dilakukan juga penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara PC Lembaga Pendidikan  Ma’arif NU Babat dengan PC IPNU-IPPNU Babat untuk mengembangankan organisasi keterpelajaran ini di tingkatan sekolah-madrasah yang berada dalam naungan LP Ma’arif. Penandatanganan ini, disaksikan langsung oleh ketua umum PP IPNU Asep Irfan Mujahid, Imam Fadlli Waketum PP IPNU, PCNU Babat, MWC NU Se-Cabang Babat, Kepala Sekolah dan Madrasah, PAC, PR, PK IPNU I IPPNU se-Cabang Babat, dll. MoU ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan yang telah dicanangkan oleh kepengurusan sebelumnya.

Untuk diketahui, bahwa PC IPNU-IPPNU babat ini merupakan Pimpinan Cabang yang terbilang masih balita. Karena baru beridiri pada tahun 2015 lalu. Namun, umur kepengurusan yang masih belia tersebut tak menjadi kendala untuk mengukir presasi organisasi yang memukau. Bahkan dari beberapa aspek, IPNU-IPPNU Babat menunjukkan capaiannya yang tak bisa dilakukan oleh Pimpinan Cabang yang telah berdiri bertahun-tahun.

Adapun capaian yang berhasil di torehkan IPNU-IPPNU babat sejak 2015 lalu sebagai realisasi MoU dengan LP Ma’arif tersebut, adalah;

  1. Memasang Bedge IPNU di seragam siswa dan bedge IPPNU di seragam siswi
  2. Mengubah istilah MOS (Masa Orientasi Siswa) menjadi MOP (Masa Orientasi Pelajar)
  3. Melibatkan Pimpinan IPNU IPPNU tingkatan di atasnya dalam pengawalan kegiatan MOP
  4. Mengadakan MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota) sebagai jenjang kaderisasi formal IPNU IPPNU di lembaga setiap setahun sekali

Mufarrihul Hazin, Wasek IPNU Jatim Raih Gelar Doktor

Terlihat wajah yang berseri-seri, pagi itu (14/12) dengan gaya khasnya pakai kopyah ala NU, pengurus IPNU Jatim itu melangkah menuju mimbar ujian terbuka promosi doktor bidang Manajemen Pedidikan di Universitas Negeri Surabaya. Dengan gayanya seorang aktifis NU, dia mulai membuka dan memaparkan presentasinya sangat baik, bahkan mampu menjawab pertanyaan dari penguji dengan sempurna.

Dalam disertasinya, Wakil Sekretaris IPNU  Jatim ini menjelaskan pentingnya pendidikan karakter pada perguruan tinggi. selama ini pendidikan karakter hanya terfokus di pendidikan dasar dan menengah, sedangkan di kampus terlupakan. “mahasiswa itu bukan hanya sekedar agen intektual, namun juga agen perubahan sosial, mereka setelah lulus akan memulai dunia baru dengan pekerjaanya dan kembali kemasyarakat, maka mereka harus dibekali dengan karakter yang kuat” ujar trainer dan konsultan pendidikan ini

Perguruan tinggi harus mampu memformulasikan sebuah kebijakan pengembangan pendidikan karakter dan bagimana implementasinya yang dijadikan naskah akademik di perguruan tinggi. selai itu harus ada satu lembaga/ unit di perguruan tinggi yang bertanggungjawab dan mengembngka karakter mahasiswa. “ini adalah hal yang penting membuat naskah akdemik pengembangan pendidikan karakter dan unit/ pusat yang bertanggungjawab didalamnya” Menurut dosen STAIN Kediri ini

Perjalanan panjang dan berliku telah dilewati oleh Wasek IPNU Jatim ini, mulai jualan Koran, jaga toko sampai menjadi trainer pendidikan. Semuanya telah berbuah manis pada akhirnya. “Bagi saya ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang, selama kita punya cita-cita dan harapan yang besar, maka Allah yang akan menunjukan jalan. Percayalah Itu…” Ujar Santri KH. Hasyim Muzadi itu

Dengan dirainya gelar doktor di usia 26 tahun ini, dengan studi cuman 2 tahun, Farih berharap kepada seluruh kader IPNU-IPPNU agar mampu menseimbangkan antara kegiatan organisasi dengan akademik. IPNU-IPPNU ujung tombak pengkaderan di NU, maka harus mampu memberikan sumbangsih yang besar untuk masa depan NU, bangsa dan Agama.

Merespon Perkembangan Gerakan Islam, IPNU-IPPNU Unisma adakan Makesta

Gerakan dan pemahaman radikal saat ini mulai meluas di kalangan masyarakat. salah satunya adalah pemahaman politik Islam yang mengusung konsep khilafah, yang lazim mendiskreditkan dan menghina lambang Negara dan pemerintahan. Merasakan realitas demikian, maka Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi IPNU IPPNU Universitas Islam Malang mengadakan kegiatan kaderisasi guna melatih, mendidik, membina, membimbing dan merangkul mahasiswa-mahasiswa agar tak terjebak pada pemahaman yang tak sesuai dengan kondisi sosio kultural bangsa Indonesia.

Dengan diikuti oleh kurnag lebih 200 kader, kegiatan yang bertajuk Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) ini dilaksanakan selama dua hari (4-5/11) di Kecamatan Tlekung Kota Batu, Malang. Kegiatan ini merupakan yang terbesar dalam sejarah kaderisasi IPNU-IPPNU UNISMA. “semoga kenyataan ini menjadi bukti bahwa kader-kader NU di kampus mulai sadar tentang pentingnya menjaga ruh islam dalam bingkai NKRI. Terang Febi, Ketua IPNU Unisma.

Kegiatan yang megusung tema “Membangun Jiwa Muslim Nusantara Secara Kaffah Berdasarkan Aswaja An-Nahdliyyah” ini, dikemas dengan serangkaian acara disuguhkan dengan konsep yang sangat menarik dan menyenangkan. Salah satunya, sebagai salah satu wadah untuk menampung bakat para kader, panitia menyediakan pentas seni dimana para kader bisa mengeksplor bakat seni tiap individu dan kelompok. Terlebih lagi, materi-materi yang disampaikan tidak hanya sebatas pengetahuan dasar tentang Nahdlatul Ulama. Isu geopolitik kampus juga dipaparkan secara terperinci oleh pemateri, sehingga peserta juga mendapatkan pengetahuan tentang pola gerakan yang pas dilakukan di perguruan tinggi. Tidak hanya itu, drama monolog mengenai jasa para pahlawan dan para ulama’ terdahulu berhasil membuat para kader tersedu mengingat betapa mirisnya perjuangan para penegak islam dan penyelamat indonesia tersebut.

Adapun materi-materi yang disampaikan dalam acara tersebut, terbagi dalam tiga kategori, yakni materi ideologi yang meliputi keaswajaan, ke-NU-an, dan ke-IPPNU-IPPNU-an. Kategori kedua adalah materi tentang skill organisasi, yang meliputi materi salah satunya adalah keorganisasian, sedangkan kategori ketiga adalah materi tentang pematangan wawasan keilmuan, yaitu misalnya materi tentang geopolitik kampus.

dengan kategori materi ini, kami harapkan peserta mampu ditinggatkan SDM-nya sebagai estafet penerus perjuangan ulama di masa mendatang” imbuh febi dalam releasnya. (Zaim)

Tangkal Berita Hoax, PW IPNU Jatim Bentuk Tim Cyber Force

IPNUJatim, Bojonegoro – Pesatnya perkembangan teknologi digital membuat informasi saat ini mudah didapatkan. Namun sayang banyak informasi yang tidak akurat bahkan bernada provokasi yang dapat meresahkan masyarakat luas. Oleh karena itu, sebagai upaya untuk meminimalisir hal tersebut, Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Timur membentuk tim khusus yang bergerak dibidang internet yaitu Cyber Force, Sabtu (2/9/2017).

Tim yang diresmikan dalam acara rapat kerja wilayah (rakerwil) ke-2 tersebut bertujuan untuk menciptakan ketahanan informasi dan menangkal berita hoax baik di Jawa Timur maupun nasional.

Haikal Atiq Zamzami, ketua IPNU Jatim, menilai pembentukan tim tersebut mempunyai peran sangat penting untuk meminimalisir beredarnya berita palsu yang dapat meresahkan masyarakat.

“Cyber Force ini sengaja kami bentuk dalam rangka menciptakan ketahanan informasi di dunia internet. Era digital seperti saat ini banyak berita tidak sesuai dengan fakta. Bahkan banyak juga informasi yang tidak valid dan bernada provokasi,” ujar Haikal dalam pembukaan Rakerwil II di Ponpes Abu Dzarin Bojonegoro.
Haikal juga menambahkan, tim Cyber Force nantinya terdiri dari pengurus IPNU tingkat Wilayah atau Provinsi dan melibatkan Pimpinan Cabang (PC) IPNU yang ada di tingkat Kota dan Kabupaten se-Jawa Timur. Semua tim akan bersinergi antara satu dengan yang lainnya.
“Tim ini terdiri dari rekan-rekan (IPNU, red) yang ada di tingkat wilayah serta PC yang ada di Kota dan Kabupaten se-Jawa Timur.” ujarnya.

Tim yang bergerak di dunia maya tersebut selain menangkal berita hoax dan menanggapi isu-isu penting seputar dunia pelajar. Juga akan dimaksimalkan dalam menyampaikan semua informasi di dalam tubuh organisasi IPNU itu sendiri secara masif.

Dikesempatan tersebut, pria kelahiran Jember ini juga mengajak dan mengingatkan seluruh masyarakat untuk lebih selektif dalam menerima informasi.

“Saya mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika menerima informasi. Jangan mudah share berita yang bisa menimbulkan keresahan di masyarakat. Lebih baik cari kebenarannya dulu melalui situs terpercaya sebelum disebarkan.” pungkasnya.

Tim Cyber Force yang diresmikan berjumlah 7 orang dengan memakai rompi warna hitam yang akan menjadi seragam resmi dalam menjalankan tugas. Sebelumnya dibacakan ikrar atau komitmen dihadapan tamu undangan yang dipandu langsung oleh Haikal Atiq Zamzami. [st/fik]

IPNU-IPPNU Pasuruan Gelar Training Motivasi Pelajar

PASURUAN– Jika umumnya menjelang Ujian Nasional Lembaga-lembaga atau organisasi kepemudaan maupun organisasi pelajar “hanya” menggelar Istighosah dan Do’a Bersama, menyiapkan ruhaniyah para pelajar yang akan menghadapi UN. Kali ini, PC. IPNU-IPPNU Kab. Pasuruan mampu mengemas acara yang berbeda dari biasanya. Selain Istighosah dan Do’a bersama, acara kali ini juga dilengkapi dengan Training Motivasi. Memotivasi para pelajar, bagaimana agar tetap semangat dalam proses belajar.  Cara belajar yang baik. Dan bagaimana menggapai mimpi-mimpinya.

 

Kamis (06/04) kemarin, ribuan pelajar se-Kabupaten pasuruan memadati Aula KH. Achmad Djufri, Graha NU Kabupaten Pasuruan. Acara yang bertema “Pelajar sebagai Lingkar Sabda Peradaban Nusantara” ini diawali dengan Istighosah dan Do’a bersama, di Pimpin oleh Wakil Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Ma’shum Hasyim. Setelah itu, dilanjut dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon. Selain Wakil Rois Syuriah, Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin, Sekretaris PC. LP Maarif NU Kab. Pasuruan juga hadir dan memberikan sambutan dalam acara yang juga dalam rangka Memeriahkan HARLAH KE-94 NU tersebut . Tak hanya itu, Bupati Pasuruan, HM. Irsyad Yusuf, juga hadir dan turut memotivasi para pelajar agar semangat dalam menghadapi UN dengan berusaha dan berdo’a.564as564as

Tepat pukul 11.30, Rekan Mufarrihul Hazin, sang Trainer Pendidikan Nasional mampu memukau ribuan pelajar dan dewan guru yang mengikuti sesi terakhir dalam rangkaian acara. Acara puncak yang ditunggu-tunggu ini begitu dinikmati oleh hadirin. Pelajar, Dewan Guru, Pengurus PC, dan beberapa tamu undangan terpukau dengan apa yang disampaikan Pria yang saat ini menjabat di PW IPNU JATIM dan PP IPNU tersebut. Semua yang hadir seakan “tersihir” dengan apa yang dibawakan Pria asal Sumatera Selatan itu.

Tepat pukul 13.30 semua sesi acara berakhir, dan Panitia yang semula “pesimistis” dengan konsep acara yang berbeda dari biasanya dan mepetnya waktu penyelenggaraan akhirnya bisa bernafas lega. Dengan berbagai kendala, berkat dukungan berbagai pihak, acara berjalan sukses dan meriah. “Alhamdulillah, dengan kekompakan Pengurus PC, solidnya Panitia, dan dukungan dari berbagai Pihak, acara siang ini berjalan sukses. Dan semoga dengan ini, para pelajar di Pasuruan semakin “Kenal” dengan IPNU dan IPPNU” pungkas Rekan Hadi, Ketua Panitia (ZF)

Continue reading “IPNU-IPPNU Pasuruan Gelar Training Motivasi Pelajar”

Kader Singgahan Gelar Doa Hadapi Ujian

Tuban, IPNU Jatim – bermodal nekat dan keikhlasan, Pimpinan Aanak Cabang IPNU IPPNU Kecamatan Singgahan menggelar kegiatan yang bertajuk Doa Bersama Sukses Ujian Nasional 2017. Acara ini dihelat seiring dengan akan dilaksanakannya UN pada tahun ini ditingkat SMA/MA dan SMP/MTs. Acara ini dilaksanakan pada hari jumat (07/04)  pukul 15.00  di Masjid Jami’ Mulyo Agung Singgahan.

PAC yang  baru berdiri sekitar enam bulan yang lalu ini, tergolong sangat aktif. Hal ini dibuktikan dengan program kerjanya yang menggelegar, bahkan dalam waktu relatif singkat mampu mendirikan kepengurusan di tingkat ranting dengan jumlah yang fantastis, yakni delapan PR IPNU-IPNNU dalam waktu enam bulan sejak didirikan. Sungguh sebuah capaian yang pretisius. PAC ini, dinahkodai oleh Rekan Ali Syafi sebagai ketua IPNU dan rekanita Nafisatul Ilhamibik sebagai ketua IPPNU. Capaian Singgahan ini, juga tak lepas dari support penuh dari para sesepuh NU setempat dan banom-banom NU yang lain.

Maka tak ubahnya benih yang baru tanam PAC. IPNU IPPNU Kecamatan Singgahan mengadakan Istighosah dan Doa Bersama Sukses UN sebagai tunas prestasi yang membanggakan. Kegiatan inididikuti oleh para siswa SMA/MA dan SMP/MTs sekecamatan, peserta yang diwakili 20 siswa siswi kelas IX SMP/MTs dan kelas XII SMA/MA per lembaga berkumpul di Masjid Jami Mulyo Agung. Tercatat sebanyak  440 siswa-siswi melaksanakan Doa Bersama Sukses UN ini dengan khusuk yang doa dipimpin langsung oleh kiyai Masmuh selaku syuriah NU singgahan.

Di acara tersebut juga di hadiri oleh Camat Singgahan, UPTD Pendidikan, dan kepala sekolah SMA/MA dan SMP/MTs se kecamatan singgahan, PAC. GP Ansor, PAC. Muslimat NU dan PAC. Fatayat NU Kecamatan Singgahan serta dari PC. IPNU-IPPNU Tuban. (Ali)

Sukses Ujian Nasional, Ribuan Pelajar Do’a Bersama PC IPNU-IPPNU Tuban

Tuban, IPNU JATIM – Jelang Ujian Nasional (UN) tingkat SMP, MTs, MA, SMA, SMK 2017 yang dilaksanakan April- Mei mendatang. Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Tuban gelar do’a bersama sukses ujian nasional 2017. Minggu, (12/3/2017).

Acara ini merupakan agenda tahunan dan ini merupakan ketiga kalinya. Acara yang berlangsung di Pendopo Krido Manunggal Kabupaten Tuban diikuti oleh 3.500 peserta yang terdiri dari siswa SMP, MTs, MA, SMA, SMK se-Kabupaten Tuban yang akan menyelenggarakan UN.

“Do’a bersama sukses UN ini adalah yang ketiga kalinya dilaksanakan oleh IPNU-IPPNU cabang Tuban. Agenda tahunan ini sebagai salah satu wujud perjuangan kami pelajar NU, menjadi garda terdepan untuk membentengi pelajar-pelajar di Tuban dari faham radikalisme.” ungkap Sutrisno, Ketua PC IPNU Tuban, kemarin (15/3/2017).

Lebih lanjut Sutrisno menyampaikan, IPNU-IPPNU diisi oleh para pelajar-pelajar muda nahdiyin, yang perlu bimbingan serta dorongan semangat dari semua pihak baik masyarakat, para alumni IPNU-IPPNU, Pemerintah Daerah Kabupaten Tuban, maupun dari banom-banom NU. kususnya bimbingan dari NU dan Muslimat NU.

“Kegiatan ini tidak akan bisa sesukses tanpa dukungan dan kerjasama semua pihak. Semoga kegiatan yang penuh barokah ini bisa meneruskan tradisi nahdiyin,” harap Sutrisno.

Sementara itu wakil ketua Tanfidz PCNU Tuban bidang pendidikan, Mahfud yang turut hadir dalam acara tersebut mengungkapkan akan selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan IPNU-IPPNU. Ia berpesan, pelajar harus bisa berperan aktif ditingkat sekolah.

“IPNU-IPPNU harus menyentuh sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Tuban, tidak hanya di wilayah perkotaan, namun harus mampu mendirikan komisariat IPNU-IPPNU diseluruh sekolah-sekolah ditingkat kecamatan dan pedesaan,” ungkapnya.

Sekretaris Daerah Pemkab Tuban, Budi Wiyana, menyampaikan akan selalu memberikan dukungan terhadap  kegiatan semacam ini. Menurutnya IPNU-IPPNU yang notabenenya sebagai Banom NU sangat peduli akan pendidikan yang ada di Tuban.

“Kami pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan ini, karena sesuai dengan visi dan misi dari Bupati dan Wakil Bupati Tuban. Kami berharap semoga seluruh siswa bisa lulus dengan nilai yang sangat memuaskan dan bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” pungkasnya. [obi/sut]

KONFERCAB PCNU KOTA KRAKSAAN 2015

ahad, 29 maret 2015. telah dilaksanakan konfercab PCNU kota kraksaan, acara ini dihadiri oleh ketua PWNU Jatim beserta para undangan yang lainnya. alhamdulillah acara ini dapat berjalan dengan kondusif.
dalam acara ini yang diamanatkan sebagai Rois Syuriyah adalah KH Munir KHolili dan KH Nasrullah Ahmad Suja’i sebagai ketua Tanfidiyah. semoga Kraksaan lebih maju, umumnya untuk NU dan ummat isDSCN1513lam. @jurnalis muda Kraksaan

DO’A BERSAMA MENJELANG UN 2015 BERSAMA IPNU & IPPNU KOTA KRAKSAAN

Sabtu, 28 maret 2015. pagi itu telah dilaksanakan acara do’abersama enjelang UN 2015. acara ini diadakan oleh PC IPNU & IPPNU Kota Kraksaan. acara ini bertujuan agar memberikan motivasi kepada pelajar agarsupaya bisa menghadapi ujian dengan tenang dan lulus dengan memperolehnilai yang baik. semoga bermanfaat, aamiin, salam 3B. @by Jurnalis muda Kraksaan.DSCN0471

PC IPNU & IPPNU KOTA KRAKSAAN MENGGELAR FESTIVAL BAHASA 2015

Pengurus IPNU dan IPPNU kota Kraksaan kabupaten Probolinggo menggelar festival pidato bahasa Arab dan bahasa Inggris dalam memperingati harlah keduanya. Kegiatan di Kantor PCNU Kraksaan di jalan KH Abdurrahman Wahid kelurahan Sidomukti ini, dimeriahkan oleh sedikitnya 239 pelajar sebagai peserta festival.

Festival pada Ahad (22/3) ini merupakan kegiatan pra konferensi cabang PCNU Kraksaan. Festival bahasa Arab tingkat aliyah diikuti sebanyak 71 peserta. Sebanyak 69 peserta mengikuti festival bahasa Inggris tingkat MA-SMA. Untuk bahasa Arab jenjang MTs, 48 peserta berlomba satu sama lain. Sedangkan untuk bahasa Inggris, sejumlah 52 pelajar terlibat persaingan.

Ketua IPNU Kota Kraksaan Masrur Ghazali mengatakan, kegiatan ini bertujuan agar pelajar tingkat SLTP maupun SLTA mampu menampilkan kemampuan yang dimiliki dalam segi keterampilan, mental, dan pengalaman dalam penyampaian pidato bahasa Arab maupun bahasa Inggris.

“Festival bahasa ini dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan kader yang bisa diandalkan dari segi intelektual. Bukan hanya pandai bersholawat, tetapi kader IPNU-IPPNU yang bisa mengikuti perkembangan zaman dalam artian yang positif,” ungkapnya.

Sementara Ketua IPPNU Kota Kraksaan Nur Indah Muktamaroh berharap semua pelajar NU lebih mengenal kegiatan NU itu seperti apa, terlebih kepada para kader IPNU-IPPNU dan bisa mengasah bakat dan kemampuannya.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghidupkan kembali kegiatan yang bisa mengasah bakat dan kemampuan pelajar NU dalam berbahasa Arab dan Inggris yang merupakan bentuk implementasi dari hasil pembelajaran di sekolah masing-masing,” harapnya.

Festival bahasa Arab dan Inggris ini mendapatkan tanggapan yang sangat positif dari para pelajar NU. Besarnya minat dan partisipasi pelajar semakin meriah oleh para pendukung peserta dari masing-masing asal sekolah peserta.
DSCN0290

HARLAH IPNU & IPPNU. PC IPNU&IPPNU KOTA KRAKSAAN MENGGELAR LOMBA MARS

Sebanyak 10 kelompok paduan suara mengikuti lomba menyanyikan mars IPNU dan IPPNU yang diselenggarakan pengurus pelajar NU Kota Kraksaan kabupaten Probolinggo, Sabtu (21/3). Utusan komisariat dan anak cabang pelajar NU di kota Kraksaan itu, bersaing menunjukkan kepiawaiannya melantunkankan mars organisasi mereka di kantor PCNU kota Kraksaan jalan KH Abdurrahman Wahid, Sidomukti, Kraksaan.

Ketua IPPNU Kota Kraksaan Nur Indah Muktamaroh mengatakan, lomba mars ini digelar untuk mengenalkan organisasi IPNU-IPPNU di kalangan para pelajar.

“Sesuai dengan tugas kita juga sebagai wadah aspirasi dan tempat menampung segala bakat dan minat pelajar yang merupakan perwakilan PK IPNU-IPPNU. Sehinggga bisa disalurkan dalam dunia tarik suara,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua IPNU Kota Kraksaan Khairul Imam. Menurutnya, kriteria penilaian dalam lomba ini meliputi kekompakan, penghayatan, adab, dan penampilan.

“Semoga lomba mars IPNU-IPPNU ini menumbuhkan kader yang bukan hanya rohaninya tetapi juga intelektual seiring dengan berkembangnya zaman. Sehingga para pelajar NU tidak ketinggalan zaman,” harapnya.

Lomba mars IPNU-IPPNU ini disambut sangat antusias oleh para pelajar PK IPNU-IPPNU dan pengurus PAC IPNU-IPPNU sewilayah kerja IPNU-IPPNU Kota KraksaanDSCN0232

Peringati Harlah, IPNU-IPPNU Kota Surabaya Dialog Dengan Alumni

DSC_0073
Surabaya, LPJP
Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Surabaya memperingati harlah ke-61 IPNU dan ke-60 IPPNU dengan mengadakan Tasyakuran dan dialog interaktif dengan Majelis Alumni pada Ahad, 8/3/2015.
Kegiatan yang bertema “Memantpkan Peran, Peluang dan Parameter IPNU-IPPNU Sebagai Organisasi Kader” dilaksanakan di Aula PCNU Kota Surabaya. Dalam sambutannya, ketua IPNU Kota Surabaya Agus Setiawan mengungkapkan peringatan harlah sebagai momentum untuk menegaskan kembali IPNU-IPPNU sebagai Organisasi Kader.
Diskusi itu dihadiri para pengurus IPNU-IPPNU dari semua level mulai Ranting, komisariat, PAC dan Pimpinan Cabang . Turut hadir pula para Rekan-Rekan Majelis Alumni dari berbagai periode, Rekan Abdul Kholiq mantan ketua tahun 1973, Ahmad Kholiq mantan ketua tahun 1999-2001, HM. Faridz Afif mantan ketua tahun 2008-2010, Abdul Holil 2010-2012, dan M. Mundir 2012-2014. Hadir juga KH. Sholahudin Azmi mewakili pengurus PCNU Kota Surabaya
Dalam sambutannya KH. Sholahuddin Azmi yang akrab dipanggil Gus Udin mengatakan, IPNU-IPPNU sebagai garda terdepan pengakderan Nahdlatul Ulama’ harus tetap memelihara kultur yang selama ini sudah menjadi trade mark NU. Beliau juga meminta seluruh kader maupun pengurus untuk tidak sungkan-sungkan bertanya kepada pengurus NU jika ada permasalahan-permasalahan yang perlu pemecahan.
Disela-sela acara juga ada pembagian hadiah dan piala pemenang Turnamen Futsal IPNU antar Remaja Masjid dan Pondok Pesantren Se-Kota Surabaya.
Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng tasyakuran dan seluruh peserta yang hadir makan bersama sebagai wujud kebersamaan antara kader, pengrus dan alumni.
Muh. Sholeh Anas

KSATRIA BRAHMASTRA HADIR DARI DIKLATSUS KONSORSIUM DKC-DKC CBP IPNU-KPP IPPNU

10848771_903932529626102_8676849198740345410_o

Adalah Pendidikan dan Latihan Khusus (DIKLATSUS) yang digagas oleh DKC-DKC CBP IPNU-KPP IPPNU Kota Batu, Kabupaten Kediri, Kabupaten Madiun, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Nganjuk yang merupakan agenda gabungan untuk memantapkan materi-materi yang telah diperoeh dari DIKLATAMA maupun diklat-diklat lain.

Selain itu inti dari DIKLATSUS ini adalah untuk menjain hubungan yang lebih erat antarkader dari berbagai daerah sehingga tercipta kesatuan dan jiwa korsa yang solid serta militan. Diharapkan kader-kader jebolan DIKLATSUS ini akan menjadi pioneer penggerak CBP-KPP khususnya dan IPNU-IPPNU umumnya di daerah masing-masing.

Harapan lain adalah munculnya “ghiroh” di daerah-daerah untuk melakukan diklat-diklat dan agenda yang baik untuk pengembangan dan syiar korp serta tim-tim yang nantinya dapat diterjunkan oleh masing-masing DKC.

Sembilan DKC yang ikut berpartisipasi dalam agenda DIKLATSUS ini yakni: DKC Batu, DKC Kediri, DKC Ngawi, DKC Madiun, DKC Nganjuk, DKC Blitar, DKC Tulungagung, DKC Magetan dan DKC Lumajang.

DIKLATSUS yang berkonsentrasi pada dua materi yakni NAVIGASI DARAT dan SAR tersebut dilaksanakan di Bumi Pelatihan Desa Bareng, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk mulai tanggal 31 Desember 2014 hingga 02 Januari 2015.

“Harapan yang tersimpan jauh di lubuk hati adalah agar muncul kader-kader militan-unggulan serta yang tak kalah penting, silaturrahim antardaerah yang lebih erat untuk sama-sama membangun dan membangun bersama korp yang kita banggakan ini” Ungkap Komandan Irvan Kazekage.

DIKLATSUS dibuka oleh Komandan Novianti E dari Dewan Koordinasi Nasional KPP. Hadir pula beberapa komandan dari DKC sahabat serta pengurus IPNU-IPPNU dari beberapa daerah. DIKLATSUS ditutup dengan alumninya yang bernama: “KSATRIA BRAHMASTRA”

Lembaga Bimbingan Belajar Bahasa Asing Syabana Selenggarakan “MAKESTA”

IMG_20150106_181235
Bojonegoro, Sabtu 3 Januari 2015 Salah Satu Lembaga Bimbingan Belajar Bahasa Asing Syabana Semanding Bojonegoro Melaksanakan kegiatan penutupan Paket Bimbingan pendalaman Bahasa Selama Liburan semester genap kemarin, selain penutupan acara tersebut sekaligus dirangkai dengan penanaman idiologi ke NU an dengan Merangkainya kegiatan MAKESTA IPNU-IPPNU kedalam acara tersebut, acara tersebut berlangsung selama dua hari berturut turut dan sangat meriah karna diikuti sekitar 50 peserta yang berasal dari berbagai sekolah yang ada di Bojonegoro tidak hannya sekolah swasta atau sekolah yang berasal dari Lembaga Ma’arif NU saja namun peserta dari sekolah Negeri Bojonegoro pun banyak yang antusias mengikuti kegiatan tersebut salah satunya dari SMPN 2,MAN1,MAN2 dan masih banyak lagi yang Lainnya.
Selain itu Lembaga Bimbingan Belajar Bahasa Asing Syabana juga satu satu nya yang mempunyai Komisariat IPNU-IPPNU di Bojonegoro,Heri Ketua Lembaga Bimbingan Belajar Bahasa Asing Syabana memaparkan bahwa pihaknya ingin mengenalkan NU secara luas di kalangan masyarakat sekitar khususnya bagi pelajar-pelajar yang berada di sekolah-sekolah Pemerintah, dengan berdirinya Pimpinan Komisariat Syabana maka IPNU-IPPNU juga bisa lebih leluasa untuk mengenalkan dan menciptakan kader-kader yang militan dari kalangan umum yang lebih Luas.
Dalam Acara tersebut Rekan M.Masluhan Ketua PC.IPNU Bojonegoro juga Hadir di tengah kader-kader Pimpinan Komisariat Syabana untuk memberikan antusias dukungan PC.IPNU Bojonegoro kepada PK.SYABANA.
“Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas peserta Holiday di PK.Syabana sangat tepat untuk mengadakan dan mengikuti MAKESTA sehingga hasil yang dicapai sangat berasa,yakni menjadi lebih semangat dalam mengikuti pelajaran di madrasah/sekolah, Semoga Program pendirian Komisariat Lembaga Bimbingan Belajar Bahasa Asing Syabana ini bisa menjadi motor penggerak untuk mendirikan Komisariat-komisariat yang lain”.(Sams)

PC IPNU Kraksaan Bersholawat dalam Maulid Nabi Muhammad SAW di Studio SBS

pada malam 12 robiul awwal ini, PC IPNU Kraksaan bersholawatan bersama seluruh pengurus PC IPNU Kraksaan di studio Suara Bintang Sembilan (SBS) milik PCNU Kota Kraksaan. Acara ini diikuti seluruh pengurus PC IPNU Kraksaan serta Perwakilan dari seluruh PAC IPNU di bawah naungan PC IPNU Kraksaan. acara ini sebagai bentuk penghormatan kepada baginda Nabi Muhammad SAW, semoga kita mendapatkan Syafaatnya Aamiin ya rabb.
By: Masrur Ghazali@kraksaan.jurnalis BBS TV 2014. Salam 3B.tulisan

Pengumuman Nilai Tertinggi Try Out Akbar 2014

JUARA SMP

JUARA

NAMA

JUMLAH NILAI

RATA-RATA

ALAMAT

1

ILHAM BAGUS SANTOSO

35,6

8,9

BANYUWANGI

2

MUH SAMSUL ARIFIN

35,2

8,8

KAB. KEDIRI

3

M ALFIAN ZAIMUL HAKIM

35

8,75

KAB. BLITAR

4

DUWI SUKMAWATI

34,76

8,69

KAB. KEDIRI

5

JAVID AL HAQ

34,4

8,6

TULUNGAGUNG

6

SYIFA NURDA MUAFFA

34,2

8,55

KAB. BLITAR

7

NURMALA MUSHOFFY

33,56

8,39

KAB. KEDIRI

8

ALVIANO ADE IRAWAN

33,4

8,35

BANYUWANGI

9

AISYAH DERI AYU T S

33,2

8,3

JOMBANG

10

SITI KHALIMATUS S

33,2

8,3

KAB. BLITAR

JUARA SMA IPS

JUARA

NAMA

JUMLAH NILAI

RATA-RATA

ALAMAT

1

MOH FAHRUDDIN

42,9

7,15

PAMEKASAN

2

NUR AINIYAH

42

7

PAMEKASAN

3

M DIAN MUTAHAR

41,7

6,95

KAB. KEDIRI

4

HILMATUN NI’MAH

41,3

6,88

JOMBANG

5

AHMAD QOHAR

40,98

6,83

KAB. KEDIRI

6

GALANG RUDIANTO

40,56

6,76

PONOROGO

7

WARSIANTI

39,9

6,65

PONOROGO

8

MACHILATUL CHASANA

39,36

6,56

PASURUHAN

9

SUSIANI

38,76

6,46

KAB. PROBOLINGGO

10

SITI RISMAYANI

38,16

6,36

KENCONG

JUARA SMA IPA

JUARA

NAMA

JUMLAH NILAI

RATA-RATA

ALAMAT

1

NIKMATUL KHOIROH

39,18

6,53

KAB. KEDIRI

2

MASNA NAILA ADIBAH

39

6,5

KOTA BLITAR

3

YOSHINTA E A

38,7

6,45

KAB. TULUNGAGUNG

4

ASMORO

38,46

6,41

KAB. PASURUAN

5

SAIFUL RIJAL

38,34

6,39

KOTA PROBOLINGGO

6

AHMAD YAZID LATIF

38,04

6,34

KRAKSAAN

7

INDRA YOGATAMA

38,04

6,34

MALANG

8

DIAN NUHDINA K FITRI

38,04

6,34

KAB. KEDIRI

9

SELKET

37,62

6,27

SAMPANG

10

AMILATUL CHOLIFAH

36,96

6,16

BOJONEGORO

 

 

DIUMUMKAN : UNTUK PARA Pemenang (NILAI TERTINGGI) Dapat mengambil Hadiahnya bersamaan dengan DOA BERSAMA SUKSES UJIAN NASIONAL di:

Hari/Tanggal : Rabu, 2 April 2014

Waktu                : 08.00-11.00 WIB

Tempat              : Ruang Utama Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. (Depan Kantor NU)

Juara 1-5 : PIALA, Dana Pendidikan dan sertifikat

Juara 6-10 : Piala dan Sertifikat

Hub. 081235555890-/ 085785800491 (Panitia)

Kerjasama PW IPNU JAWA TIMUR dan R.LANGGA

 

IPNU Probolinggo Resmi Dilantik

Probolinggo,
Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur periode 2013-2015 resmi dilantik oleh Wakil Sekretaris Jenderal Pimpinan Wilayah IPNU Provinsi Jawa Timur, Setuaji, di Pesantren Al Khoiriyah Desa Kerpangan Kecamatan Leces, Ahad (2/3).

Sesuai hasil Konferensi Cabang (Konferensi) IPNU Kabupaten Probolinggo yang digelar di Pesantren Miftahul Ulum Desa Kropak Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo, Eko Cahyono dipercaya sebagai Ketua PC IPNU Kabupaten Probolinggo menggantikan Rodi Nabillah.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh Wakil Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH. Masrur Nashor, Ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Probolinggo Sholehuddin, Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Leces Faisol Zaini dan keluarga besar Pesantren Al Khoiriyah.

“Saya berharap agar pengurus IPNU dan IPPNU di Kabupaten Probolinggo bisa terus berjuang demi masa depan pelajar di Kabupaten Probolinggo. Pesan saya, jangan pernah berputus asa untuk melakukan pengkaderan. Sebab kader-kader IPNU dan IPPNU inilah yang nantinya akan meneruskan perjuangan di NU pada masa yang akan datang,” ungkap Wakil Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH. Masrur Nashor.

Sementara Wakil Sekretaris Jenderal PW IPNU Provinsi Jawa Timur Setuaji berharap agar pengurus IPNU yang baru dilantik mampu membina watak generasi muda melalui inovasi dan terobosan untuk kemajuan kaum pelajar di masa mendatang.

“Buatlah program kerja yang bermanfaat bagi pelajar di Kabupaten Probolinggo. Hal ini penting agar IPNU maupun IPPNU mampu melakukan pengkaderan dengan baik demi keberlangsungan organisasi NU di masa yang akan datang,” ujarnya.

Sedangkan Ketua PC IPNU Kabupaten Probolinggo Eko Cahyono menegaskan bahwa dirinya bersama segenap pengurus akan berupaya untuk menjalankan amanah berdasarkan hasil konfercab IPNU Kabupaten Probolinggo dengan sebaik-baiknya. “Mohon dukungan semua pihak agar program kerja IPNU ke depan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi kaum pelajar,” tegasnya.

Terkait dipilihnya pesantren sebagai tempat pelantikan, Eko menegaskan bahwa hal itu dilakukan untuk mempertahankan tradisi IPNU yang lahir dari dunia pesantren. “IPNU itu lahir dari dan di pesantren. Karenanya kami memilih pelantikan ini di pesantren. Intinya, IPNU tidak bisa dipisahkan dari pesantren,” jelasnya. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

Bagaimana Menjadi Komunikator Yang Baik?

 Kemampuan Komunikasi Yang Efektif

komunikasi1

1. Berikan kesan bahwa anda antusias berbicara dengan mereka – Beri mereka kesan bahwa anda lebih suka berbicara dengan mereka daripada orang lain di muka bumi ini. Ketika anda memberi mereka kesan bahwa anda sangat antusias berbicara dengan mereka dan bahwa anda peduli kepada mereka, anda membuat perasaan mereka lebih positif dan percaya diri. Mereka akan lebih terbuka kepada anda dan sangat mungkin memiliki percakapan yang mendalam dengan anda.

2. Ajukan pertanyaan tentang minat mereka – Ajukan pertanyaan terbuka yang akan membuat mereka berbicara tentang minat dan kehidupan mereka. Galilah sedetail mungkin sehingga akan membantu mereka memperoleh perspektif baru tentang diri mereka sendiri dan tujuan hidup mereka.

3. Beradaptasi dengan bahasa tubuh dan perasaan mereka – Rasakan bagaimana perasaan mereka pada saat ini dengan mengamati bahasa tubuh dan nada suara. Dari sudut pandang ini, anda dapat menyesuaikan kata-kata, bahasa tubuh, dan nada suara anda sehingga mereka akan merespon lebih positif.

4. Tunjukkan rasa persetujuan: Katakan kepada mereka apa yang anda kagumi tentang mereka dan mengapa – Salah satu cara terbaik untuk segera berhubungan dengan orang adalah dengan menjadi jujur dan memberitahu mereka mengapa anda menyukai atau mengagumi mereka. Jika menyatakan secara langsung dirasakan kurang tepat, cobalah dengan pernyataan tidak langsung. Kedua pendekatan tersebut bisa sama-sama efektif.

5. Dengarkan dengan penuh perhatian semua yang mereka katakan – Jangan terlalu berfokus pada apa yang akan Anda katakan selanjutnya selagi mereka berbicara. Sebaliknya, dengarkan setiap kata yang mereka katakan dan responlah serelevan mungkin. Hal ini menunjukkan bahwa anda benar-benar mendengarkan apa yang mereka katakan dan anda sepenuhnya terlibat di dalam suasana bersama dengan mereka. Juga pastikan untuk bertanya setiap kali ada sesuatu yang tidak mengerti pada hal-hal yang mereka katakan. Anda tentu saja ingin menghindari semua penyimpangan yang mungkin terjadi dalam komunikasi jika anda ingin mengembangkan hubungan yang sepenuhnya dengan orang tersebut.

6. Beri mereka kontak mata yang lama – kontak mata yang kuat mengkomunikasikan kepada orang lain bahwa anda tidak hanya terpikat oleh mereka dan apa yang mereka katakan tetapi juga menunjukkan bahwa anda dapat dipercaya. Ketika dilakukan dengan tidak berlebihan, mereka juga akan menganggap anda yakin pada diri anda sendiri karena kesediaan anda untuk bertemu mereka secara langsung. Akibatnya, orang secara alami akan lebih memperhatikan anda dan apa yang anda katakan.

7. Ungkapkan diri anda sebanyak mungkin – Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan kepercayaan seseorang adalahdengan mengungkapkan diri seterbuka mungkin. Bercerita tentang kejadian yang menarik dari hidup anda atau hanya menggambarkan contoh lucu dari kehidupan normal sehari-hari. Ketika anda bercerita tentang diri anda, pastikan untuk tidak menyebutkan hal-hal yang menyimpang terlalu jauh dari minat mereka atau bahkan berlebihan. Anda dapat membiarkan mereka mengetahui lebih jauh tentang diri anda seiring berjalannya waktu.

8. Berikan kesan bahwa anda berdua berada di tim yang sama – Gunakan kata-kata seperti “kami, kita ” untuk segera membangun sebuah ikatan. Bila anda menggunakan kata-kata tersebut, anda membuatnya tampak seperti anda dan mereka berada di tim yang sama, sementara orang lain berada di tim yang berbeda.

9. Berikan mereka senyuman terbaik anda – Ketika anda tersenyum pada orang, anda menyampaikan pesan bahwa anda menyukai mereka dan kehadiran mereka membawa andakebahagiaan. Tersenyum pada mereka akan menyebabkan mereka sadar ingin tersenyum kembali pada anda yang secara langsung akan membangun hubungan antara anda berdua.

10. Menawarkan saran yang bermanfaat – Kenalkan tempat makan yang pernah anda kunjungi, film yang anda tonton, orang-orang baik yang mereka ingin temui, buku yang anda baca, peluang karir atau apa pun yang terpikirkan oleh anda. Jelaskan apa yang menarik dari orang-orang, tempat atau hal-hal tersebut. Jika anda memberi ide yang cukup menarik perhatian mereka, mereka akan mencari anda ketika mereka memerlukan seseorang untuk membantu membuat keputusan tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya.

11. Beri mereka motivasi – Jika orang yang anda hadapi lebih muda atau dalam posisi yang lebih sulit dari anda, mereka mungkin ingin mendengar beberapa kata motivasi dari anda karena anda lebih berpengalaman atau anda tampaknya menjalani kehidupan dengan baik . Jika anda ingin memiliki hubungan yang sehat dengan orang tersebut, anda tentu saja tidak ingin tampak seperti anda memiliki semuanya sementara mereka tidak. Yakinkan mereka bahwa mereka dapat melampaui masalah dan keterbatasan mereka, sehingga mereka akan berharap menjadikan anda sebagai teman yang enak untuk diajak bicara.

12. Tampil dengan tingkat energi yang sedikit lebih tinggi dibanding orang lain – Umumnya, orang ingin berada di sekitar orang-orang yang akan mengangkat mereka, bukannya membawa mereka ke bawah. Jika anda secara konsisten memiliki tingkat energi yang lebih rendah daripada orang lain, mereka secara alami akan menjauh dari Anda menuju seseorang yang lebih energik. Untuk mencegah hal ini terjadi, secara konsisten tunjukkan dengan suara dan bahasa tubuh anda bahwa anda memiliki tingkat energi yang sedikit lebih tinggi sehingga mereka akan merasa lebih bersemangat dan positif berada di sekitar Anda. Namun jangan juga anda terlalu berlebihan berenergik sehingga menyebabkan orang-orang tampak seperti tidak berdaya. Energi dan gairah yang tepat akan membangun antusiasme mereka.

13. Sebut nama mereka dengan cara yang menyenangkan telinga mereka – nama seseorang adalah salah satu kata yang memiliki emosional yang sangat kuat bagi mereka. Tapi hal itu belum tentu seberapa sering anda katakan nama seseorang, namun lebih pada bagaimana anda mengatakannya. Hal Ini dapat terbantu dengan cara anda berlatih mengatakan nama seseorang untuk satu atau dua menit sampai anda merasakan adanya emosional yang kuat. Ketika anda menyebutkan nama mereka lebih menyentuh dibanding orang lain yang mereka kenal, mereka akan menemukan bahwa anda lah yang paling berkesan.

 

14. Tawarkan untuk menjalani hubungan selangkah lebih maju – Ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk memajukan persahabatan anda dengan seseorang: tawaran untuk makan dengan mereka, berbicara sambil minum kopi, melihat pertandingan olahraga, dll. Meskipun jika orang tersebut tidak menerima tawaran anda, mereka akan tetap tersanjung bahwa anda ingin mereka menjalani persahabatan ke tingkat yang lebih dalam. Di satu sisi, mereka akan memandang anda karena anda memiliki keberanian untuk membangun persahabatan bukan mengharapkan persahabatan yang instan.

Menjadi Seorang Komunikator yang Terampil

Jika anda dapat mengembangkan beberapa saja dari teknik ini, anda secara dramatis akan meningkatkan kemampuan anda untuk berhubungan dengan orang dari semua lapisan dalam hidup anda. Luangkan waktu untuk mengamati orang yang paling sosial dalam kehidupan anda dan anda akan melihat banyak dari metode-metode diatas yang diaplikasikan. Mereka tidak melakukan dengan cara yang kaku, mereka melakukannya secara alami dan dengan cara yang cocok dengan situasi saat itu.

Untuk hasil terbaik, santai saja dan biarkan teknik ini mengalir dari dalam diri anda secara alami. Pilih teknik-teknik yang paling cocok dengan kepribadian anda dan apa tujuan anda ketika berinteraksi dengan orang. Belajarlah untuk bisa merasakan teknik mana yang cocok ataupun tidak cocok dengan berbagai macam karakter orang dan situasi sesuai dengan kepridadian anda.

 

Berfikir Itu Apa Sich!??

confused-thinking-cartoon-biology-zainalblogspotcom
“Saya berpikir, Januari 2008 akan terjadi revolusi berdarah.”
Maksud berpikir di sini sebenarnya adalah “perkiraan”

“Saya pikir pesta ini seperti balon”
Maksud pikir di sini sebenarnya adalah “membayangkan”

Saya sedang berpikir buku apa yang mau saya pinjam.”
Maksud berpikir di sini sebenarnya adalah “mengingat”

“Saya sedang berpikir studi pilihan apa yang sebaiknya saya ambil.”
Maksud berpikir di sini sebenarnya adalah “mempertimbangkan”

“Saya pikir Hinduisme lebih canggih daripada Kristianisme.”
Maksud berpikir di sini sebenarnya adalah “membandingkan”

Berpikir adalah menalar, seperti terlihat dalam kalimat berikut: “Saya sedang mencari jawaban atas pertanyaan mengapa pesawat yang lebih berat dari udara itu bisa terbang.”

Berpikir bukan sekadar membiarkan arus ide mengalir secara spontan, dan juga bukan semata menjajarkan sekuensi, melainkan juga mencari konsekuensi gagasan menuju atau menghasilkan kesimpulan yang merupakan ide baru atas realitas (silogisme). Atau dengan kata lain, menata serpihan-serpihan menjadi utuh terkait.

Dalam hidup manusia, berpikir itu natural, seperti bernapas, dan bisa dilatih (teknik berpikir memang perlu, namun praktik berpikir itu lebih penting!).

Dalam hal ini, membaca adalah berlatih berpikir, masuk ke dalam cara berpikir sang penulis, mengikuti alur berpikirnya. Membaca bukanlah memindahkan isi buku ke dalam otak, seperti kamera obskura. Membaca adalah membangun ruang kritik yang memungkinkan pembaca menginterogasi sebuah teks; menemukan logika di balik teks, titik-titik kritis, atau bahkan ruang kosong. (Eka)

 

Pengumuman Penerima Beasiswa Kursus Bahasa Inggris Gel. 1

Keputusan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Jawa Timur tentang Penerimaan Beasiswa Kursus Bahasa Inggris.

Hasil Seleksi penerima beasiswa kursus bahasa Inggris Gelombang 1:

1. Binti Musyarafoh (Ponorogo)

2. Firdausin Noviatun Nafiah (Tulungagung)

3. Anggita (Malang)

4. Vivi Octaviani (Nganjuk)

5. Habibah (Bawean)

6. Julia Tri Khumairotin (Mojokerto)

7. Munawar (Bojonegoro)

8. Ayu Wulandari ( Madiun)

9. Purnawa Z (Blitar)

 

Pendidikan akan dilaksanakan tanggal 24 Januari 2014 –  24 Februari 2014

2014, UN Tetap Dilaksanakan dengan Kontribusi 40%

Seorang petugas mengawasi pelaksanaan Ujian Nasional (UN) jenjang sekolah menengah pertama (SMP) melalui monitor yang tersambung dengan kamera closed-circuit television (CCTV), di SMP Negeri 2 Semarang, Jateng, Senin (23/4). Data dari Kemendiknas menyebutkan, jumlah peserta UN jenjang SMP/ sederajat di seluruh Indonesia pada tahun 2012 tercatat sebanyak 3.740.043 siswa. Foto: Investor Daily/ ANTARA/R. Rekotomo/ed/ama/12Konvensi Ujian Nasional (UNI) menyepakati evaluasi akhir tahap belajar tersebut akan tetap dilaksanakan pada tahun 2014. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim menyatakan, UN akan memiliki kontribusi 40% bagi kelulusan siswa sementara 60% disumbang nilai ujian sekolah.

“Jika negara ini ingin maju harus ada ujian yang mengukur standar nasional itu sendiri, mengukur kompetensi peserta didik di akhir masa belajar di satuan pendidikan sehingga disepakati untuk tetap melaksanakan Ujian Nasional tahun 2014,” kata Musliar saat menutup Konvensi UN yang digelar selama dua hari, di Kemdikbud, Jakarta, Jumat.

Musliar mengatakan komposisi untuk menentukan nilai akhir ini masih sama dengan penyelenggaraan UN pada tahun 2013.

Pada tahun-tahun ke depan, kata dia, baik nilai ujian sekolah maupun nilai UN keduanya menentukan kelulusan peserta didik masing-masing dengan komposisi 100%. “Saya kira ini langkah luar biasa yang bisa kita sepakati tadi malam dan tadi di pleno,” katanya.

Terkait penggandaan soal, lanjut Musliar, telah disepakati akan diserahkan ke daerah, namun masih akan dibahas apakah berbasis region atau provinsi. “Kalau itu dicetak di masing-masing daerah belum tentu ada percetakan yang mampu mencetak soal di daerah itu. Efektifitas pencetakan itu akan kita pikirkan bersama-sama,” ujarnya.

Sementara, untuk butir-butir rumusan tentang pengawasan dan pengamanan akan dimasukkan ke dalam Prosedur Operasional Standar (POS). Sebelum POS itu disahkan akan dimintakan masukan terlebih dahulu kepada dinas pendidikan provinsi.

“Misal soal pemindaian dan pengiriman rapor kalau dimasukkan ke dalam rumusan kan terlalu detil. Mungkin itu akan kita akomodasi ketika kita membuat POS,” kata Musliar.

Pelaksanaan UN yang kredibel dan reliabel menjadi tema pada konvensi UN di Jakarta, 26-27 September yang dihadiri Mantan Wapres Jusuf Kalla, Anggota Komisi X DPR RI Zulfadli, Ketua Majelis Rektor Idrus A Paturussi, dan Pakar Pendidikan Jahja Umar.

Sebelum pelaksanaan konvensi, dilakukan kegiatan prakonvensi di tiga kota, yaitu Denpasar, Makassar, dan Medan. (gor/ant)

SUMBER : http://www.investor.co.id/national/2014-un-tetap-dilaksanakan-dengan-kontribusi-40/69696

Pelajar Indonesia kembali Ukir Prestasi Internasional

Jakarta: Pelajar Indonesia kembali mengukir prestasi di ajang internasional dengan meraih satu medali emas dan tiga medali perak pada Olimpiade Biologi Internasional atau International Biology Olympiad (IBO) ke 24 tahun 2013 di Bern, Switzerland.

Mereka yang meraih medali terdiri empat pelajar yang tergabung dalam Tim Olimpiade Biologi Indonesia (TOBI) yakni Rhogerry Deshycka siswa SMA Pribadi Bandung, berhasil meraih medali Emas.dan tiga pelajar meraih perak masing-masing Muhammad Farhan Maruli dari SMAN 78 akarta, Kezia Stevanie Tanfriana dari SMAK BPK Penabur Gading Serpong, dan Titis Setiyobudi dari SMAGBBS Gemolong, Sragen,Jawa Tengah.

“Alhamdulillah,setelah melewati rangkaian tes praktikum dan tes teori, akhirnya jerih payah dan kerja keras dari semua pihak yang mendukung Tim Olimpiade Biologi Indonesia terbayar indah,”kata Direktur Pembinaan SMA Ditjen Pendidikan Menengah Kemendikbud,Haris Iskandar kepada Media Indonesia ,Minggu sore (21/7),melalui surat elektroniknya dari Swiss.

Menurut Haris,medali emas dan tiga medali perak sebagai pencapaian ter baik di tahun ini. Secara umum, Indonesia menduduki peringkat peringkat enam bersama dengan China, Jepang, dan Taiwan dari total 64 negara peserta IBO 2013.

Kasubdit Kelembagaan dan Peserta Didik,Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud,Suharlan yang juga tim kordinator olimpiade internasional senada ,” Ya kita bahagia tim Biologi raih medali emas tingkat dunia ,ini prestasi membanggakan bangsa Indonesia di forum internasional, dan kebanggaan sekolah dan pemerintah Provinsi. Seleksi berjenjang yang kita lakukan berjalan baik selama ini,”tegasnya.

Ketua Tim TOBI 2013 Agus Dana menjelaskan para siswa Indonesiaberhasil mengerjakan empat topik praktikum dengan baik diantaranya, Biologi sel dan molekuler dari Trypanosoma brucei, topik Ekofisiologi Tumbuhantentang penentuan kandungan glukosa dari Arabidopsis serta menentukan hubungan antarakarakteristik bunga dan jenis polinatornya, topik Etologi Evolusioner berupa perilaku agresif dari ikan cupang Afrika, dan topik Biosistematik untuk menentukan tujuh spesies Mamalia kecil berdasarkan identifikasi tengkorak.

Para juri pendamping umumnya berasal dari universitas–?universitas terkemuka di beberapa negara maju seperti University of Dresden (Jerman), Wagenigen University (Belanda), University of Aarhuis (Denmark), NTU dan NUS (Singapora), University of Tsukuba (Jepang), dan University of Purdue (USA).

Juri dari berbagai negara bekerja sama dalam mereview soal–?soal tes(praktikum dan teori) sehingga meningkatkan kualitas soal sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang biologi modern. Seperti halnya negara peserta IBO yang lain, Tim Olimpiade Biologi Indonesia didukung sepenuhnya oleh Kemendikbud. Dijelaskan peraih medali Emas dari Indonesia Rhogerry Deshycka. telah diterima
di Departemen Biologi, Massachusetts Institute of Technology (MIT)Amerika Serikat, dan Kezia Stefania (peraih medali Perak) akan melanjutkan studi di bidang Life Sciences-di ?NUS, Singapura.(Syarief Oebaidillah)