Berfikir Itu Apa Sich!??

confused-thinking-cartoon-biology-zainalblogspotcom
“Saya berpikir, Januari 2008 akan terjadi revolusi berdarah.”
Maksud berpikir di sini sebenarnya adalah “perkiraan”

“Saya pikir pesta ini seperti balon”
Maksud pikir di sini sebenarnya adalah “membayangkan”

Saya sedang berpikir buku apa yang mau saya pinjam.”
Maksud berpikir di sini sebenarnya adalah “mengingat”

“Saya sedang berpikir studi pilihan apa yang sebaiknya saya ambil.”
Maksud berpikir di sini sebenarnya adalah “mempertimbangkan”

“Saya pikir Hinduisme lebih canggih daripada Kristianisme.”
Maksud berpikir di sini sebenarnya adalah “membandingkan”

Berpikir adalah menalar, seperti terlihat dalam kalimat berikut: “Saya sedang mencari jawaban atas pertanyaan mengapa pesawat yang lebih berat dari udara itu bisa terbang.”

Berpikir bukan sekadar membiarkan arus ide mengalir secara spontan, dan juga bukan semata menjajarkan sekuensi, melainkan juga mencari konsekuensi gagasan menuju atau menghasilkan kesimpulan yang merupakan ide baru atas realitas (silogisme). Atau dengan kata lain, menata serpihan-serpihan menjadi utuh terkait.

Dalam hidup manusia, berpikir itu natural, seperti bernapas, dan bisa dilatih (teknik berpikir memang perlu, namun praktik berpikir itu lebih penting!).

Dalam hal ini, membaca adalah berlatih berpikir, masuk ke dalam cara berpikir sang penulis, mengikuti alur berpikirnya. Membaca bukanlah memindahkan isi buku ke dalam otak, seperti kamera obskura. Membaca adalah membangun ruang kritik yang memungkinkan pembaca menginterogasi sebuah teks; menemukan logika di balik teks, titik-titik kritis, atau bahkan ruang kosong. (Eka)

 

One thought on “Berfikir Itu Apa Sich!??”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *